Keterbatasan Personel, Pemkab Kotim Libatkan ASN Padamkan Karhutla
- 12 Agt 2026 00:29 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Meningkatnya intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), membuat tim penanggulangan karhutla perlu menambah personel di lapangan dengan mengerahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk PNS. Personel yang saat ini berjumlah 78 orang, telah ditambah menjadi sekitar 150 orang.
Wakil Koordinator III Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Kotim, Rihel Magat, menjelaskan bahwa penambahan personel dilakukan dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim.
Setiap OPD dijelaskan Ribet Magat, diwajibkan mengirimkan minimal satu personel untuk bergabung dalam tim penanganan karhutla, mulai Senin 10 Agustus 2026 kemarin.
"Kita mengerahkan sampai hari ini ada 78 orang. Hari Senin 150 orang karena mewajibkan seluruh OPD ikut terlibat. Satu OPD bisa mengirimkan satu ASN," ujarnya, Selasa 11 Agustus 2026.
Sementara itu, salah seorang PNS, Ihsan, menyebut untuk beberapa kesempatan dalam pemadaman karhutla, terlebih dahulu menggunakan alat seadanya agar api tidak merembet ke daerah permukiman.
"Kemudian pemadaman di dukung dengan alat dari BPBD dan relawan damkar yang sudah bersiaga di lokasi kejadian," katanya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim per tanggal 7 Agustus 2026, terdapat 203 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai lebih dari 356 hektare. Luasan lahan terbakar terbesar berada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mencapai 88 hektare lebih.
Sedangkan untuk akumulasi titik panas di Kotim, hingga saat ini mencapai 1.053 titik lebih yang tersebar di seluruh kecamatan di Kotim. Hotspot terbanyak berada di Kecamatan Kota Besi mencapai 198 titik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....