Mahasiswa Asal Kalteng Bagikan Peluang Dapat Beasiswa Kuliah di Turki dan China

  • 08 Agt 2026 12:06 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri semakin terbuka bagi generasi muda Kalimantan Tengah melalui berbagai program beasiswa. Pengalaman Dosen UIN Palangka Raya, Mualimin, yang menempuh S3 di Turki dan mahasiswa asal Barito Selatan, Yeskia, yang melanjutkan pendidikan di China, menjadi bukti bahwa keberanian mencoba dan memanfaatkan peluang dapat membuka jalan kuliah di luar negeri.

Menurut Mualimin, beasiswa luar negeri tidak hanya menilai kemampuan akademik tetapi juga melihat karakter dan keunikan setiap pelamar.

"Jadi sebetulnya untuk beasiswa Turki itu yang saya ketahui bukan kita masalah pintar atau bodoh. Jadi orang Turki itu tidak melihat pintar atau bodoh karena itu semua orang punya potensi. Bagi mereka cuma mungkin saya unik, dan banyak yang dapat beasiswa Turki itu mereka punya keunikan tersendiri yang kemudian membedakan. Di sisi itulah yang kemudian kita harus bisa menemukan keunikan kita dibandingkan dengan orang lain," ujarnya saat menjadi narasumber Sore Ceria di Pro 2 RRI Palangka Raya.

Sementara Yeskia mengaku berhasil memperoleh Beasiswa Indonesia Emas Daerah (BIED). Setelah mencoba berbagai jalur beasiswa dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi, akhirnya ia diterima di Shandong University of Finance and Economics, China. Yeskia menjelaskan proses seleksi beasiswa yang diikutinya cukup sederhana, mulai dari melengkapi dokumen, menyusun study plan, membuat video berbahasa Inggris, hingga memenuhi persyaratan TOEFL.

Mahasiswa asal Barito Selatan, Kalteng, Yeskia, yang saat ini menempuh pendidikan Shandong University of Finance and Economics, China. (Foto: Dok. Pribadi Yeskia)

Menurutnya, tantangan terbesarnya bukan pada proses seleksi, melainkan meyakinkan orang tua agar mengizinkannya melanjutkan studi ke luar negeri.

"Menurutku gak ada sih (tantangan), justru lebih ke izin dari orang tua karena sebenarnya kalau misalnya dari aku sendiri orang tua tuh enggak yang sama mendukung itu karena aku memang gak ada rencana sama sekali untuk keluar negeri. Apalagi ini pertama kali aku keluar negeri," katanya, Jumat, 7 Agustus 2026.

Keduanya berharap semakin banyak generasi muda Kalimantan Tengah berani memanfaatkan peluang beasiswa luar negeri sebagai jalan mengembangkan kapasitas diri. Dengan persiapan yang matang, kepercayaan diri, serta kemauan untuk terus belajar, kesempatan menempuh pendidikan di tingkat internasional dinilai terbuka bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh. (Halisa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....