Kabut Asap, Sekolah Siapkan Langkah Antisipasi

  • 06 Agt 2026 19:48 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kota Cantik Palangka Raya saat ini diselimuti kabut asap dampak karhutla di beberapa wilayah namun untuk pembelajaran dari tingkat TK, SD hingga SLTA masih berjalan dengan lancar. Status karhutla di Palangka Raya sudah beralih dari Siaga Darurat Bencana menjadi Tanggap Darurat Bencana.

Kepala Sekolah SMAN 1 Palangka Raya, Arbusin, mengatakan bahwa pihak sekolah mengimbau seluruh peserta didik untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan dampak karhutla, seperti menjaga kesehatan selama kabut asap. Penggunaan masker hingga kemungkinan pembelajaran daring menjadi opsi apabila kondisi udara memburuk.

Seluruh peserta didik diminta pula menggunakan masker saat berangkat ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar. Hal ini sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap di Kota Palangka Raya untuk melindungi kesehatan siswa di tengah potensi penurunan kualitas udara.

"Selain menggunakan masker, warga sekolah juga diminta menjaga kondisi kesehatan serta tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah. Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap,” katanya, Selasa, 4 Agustus 2026.

Arbusin memastikan bahwa proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Namun, apabila kabut asap semakin tebal dan dinilai membahayakan kesehatan, kegiatan pembelajaran berpeluang dialihkan secara daring untuk sementara waktu.

Meski demikian, pihak sekolah berharap kondisi kabut asap di Kalimantan Tengah tidak semakin memburuk sehingga aktivitas pendidikan dapat terus berjalan secara tatap muka. Sekolah juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan mengikuti perkembangan informasi terkait kualitas udara dari instansi berwenang.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, menyatakan bahwa Dinas Kesehatan Kota telah turun langsung ke lapangan untuk membagikan masker ke sekolah-sekolah. "Selain di Sekolah, masker juga dibagikan melalui puskesmas-puskesmas terdekat yang ada di Kota Palangka Raya,” katanya.

Untuk mengantisipasi dampak kabut asap Riduan mengimbau warga kota palangka raya untuk menjaga kesehatan tubuh dan menggunakan masker. Selain itu masyarakat diimbau untuk tidak membakar lahan atau menghentikan aktivitas membakar seiring dampak kabut asap yang terjadi di wilayah Kota Palangka Raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....