5 Pertolongan Pertama saat Mabuk Laut (Sea Sickness)

  • 27 Jul 2026 09:05 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Sensasi pusing, mual, hingga keringat dingin saat berada di atas kapal merupakan masalah umum yang kerap dialami para pengguna transportasi laut.

Kondisi yang dikenal sebagai mabuk laut (sea sickness) ini terjadi ketika otak menerima sinyal yang membingungkan antara mata dan sistem keseimbangan di telinga dalam.

Kendati bukan masalah medis yang membahayakan jiwa, mabuk laut dapat merusak kenyamanan perjalanan. Gna membantu penumpang dan wisatawan tetap nyaman selama pelayaran, berikut adalah panduan pertolongan pertama yang dapat diterapkan secara mandiri maupun untuk membantu sesama penumpang di atas kapal.

Memahami langkah penanganan awal adalah kunci utama agar mabuk laut tidak makin memburuk. Berikut 5 langkah pertolongan pertama yang terbukti efektif meredakan gejalanya :

1. Pindah ke Area Kapal yang Paling Stabil

Saat mulai merasakan pusing atau mual, segeralah berpindah ke bagian tengah kapal (mid-ship) dan cari dek bagian bawah. Area ini memiliki guncangan paling minim dibandingkan bagian depan (haluan) atau belakang (buritan) kapal.

2. Tatap Garis Horizon di Luar Ruangan

Langkah cepat untuk menyelaraskan kembali sistem keseimbangan otak adalah dengan keluar ke area dek terbuka dan memandang lurus ke arah garis cakrawala (horizon). Hindari menatap gelombang air yang bergerak cepat atau berfokus pada layar ponsel dan buku, karena hal tersebut justru akan memperparah rasa mual.

3. Hirup Udara Segar dan Atur Pernapasan

Masuknya udara segar ke paru-paru sangat membantu meredakan sensasi mual. Duduklah secara rileks, longgarkan pakaian yang terlalu ketat di bagian leher atau perut, lalu ambil napas dalam-dalam secara perlahan melalui hidung dan hembuskan lewat mulut.

4. manfaatkan Pertolongan Alami dan Minuman Hangat

Pemanfaatan bahan alami seperti jahe (baik dalam bentuk permen, seduhan hangat, maupun hisapan) terbukti secara klinis mampu menenangkan lambung. Selain itu, minumlah air putih hangat secara perlahan (sip by sip) untuk mencegah dehidrasi. Hindari minuman berkafein, bersoda, atau beralkohol.

Bagi Anda yang sudah tahu memiliki riwayat mabuk laut, minumlah obat anti-mabuk perjalanan (seperti dimenhydrinate) sekitar 30–60 menit sebelum kapal bertolak, bukan saat gejala mual sudah terlanjur muncul.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....