Penyerapan Gabah Terus Berjalan, Bulog Kalteng Antisipasi Dampak Musim Kemarau
- 25 Jul 2026 07:36 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan ketersediaan stok beras di wilayahnya tetap aman meski musim kemarau berpotensi memengaruhi produksi pertanian di sejumlah daerah.
Kepastian tersebut menjadi upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah ancaman kekeringan, mengingat berdasarkan prakirawan dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini lebih kering dan panjang.
Pimpinan Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Kalteng, Erwin Budiana, menegaskan bahwa di Kalteng saat ini sudah memasuki musim panen. Sehingga pihaknya segera melakukan penyerapan kembali gabah petani khususnya di wilayah Kapuas, Pulang Pisau dan Kotawaringin Timur (Kotim) dengan target 60 persen untuk mengantisipasi musim kemarau.
Hingga saat ini, Bulog Kalteng telah menyerap sekitar 9.400 ton beras dari target sebanyak 15.800 ton. Realisasi tersebut mencapai sekitar 60 persen dari target yang ditetapkan.
Terkait pengaruh musim kemarau terhadap produksi padi, Erwin mengakui kondisi sawah di sejumlah wilayah masih cukup baik karena didukung sistem pengairan yang berjalan.
"Alhamdulillah memang khusus di Kalteng ya, sudah mulai memasuki musim panen, jadi kami langsung segera melakukan penyerapan kembali, terutama di daerah Kapuas, Pulang Pisau dan Kotim. Alhamdulillah sampai dengan saat ini, walaupun memang secara target baru 60 persen tapi Insya Allah untuk sisanya 40 persen bisa kita penuhi dari panen yang sudah dimulai di bulan Juli ini," ujarnya, Rabu 22 Juli 2026.
Pimwil Bulog Kalteng, Erwin Budiana menambahkan berdasarkan informasi, panen akan berlangsung sampai dengan September dan Oktober mendatang. "Jadi akan kita maksimalkan untuk penyerapannya, untuk juga mengantisipasi musim kemarau sampai dengan akhir tahun nanti ya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....