Mahasiswa KKN UIN Palangka Raya Bantu Panen 7.000 Ekor Ayam Broiler di Lamandau

  • 23 Jul 2026 11:05 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Lamandau – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya turut membantu proses panen ayam broiler di Peternakan BUMDes Bintang Jaya, Jalan Gunung Bromo, Desa Bina Bhakti, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 20-22 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan mahasiswa terhadap program ketahanan pangan terintegrasi yang dikembangkan desa. Sebanyak tiga mahasiswa KKN terlibat langsung dalam proses panen dengan membantu mencatat hasil timbangan, membuka karung, serta memasukkan ayam ke dalam kendaraan pengangkut.

Pada panen kali ini, sebanyak 7.000 ekor ayam broiler dengan total bobot mencapai 13 ton 600 kilogram dipanen setelah menjalani masa pemeliharaan selama 34 hari. Hasil panen kemudian dipasarkan ke wilayah Kalimantan Barat dan area Kabupaten Lamandau.

Salah satu pengelola peternakan BUMDes Bintang Jaya, Amat, mengatakan tantangan terbesar dalam budidaya ayam broiler adalah ketersediaan air saat musim kemarau. Ia juga mengapresiasi bantuan yang diberikan mahasiswa KKN selama proses panen.

"Kami sangat bersyukur karena sudah mendapat bantuan dari mahasiswa KKN UIN. Kami ucapkan banyak terima kasih karena sudah dibantu," ujar Amat.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Bina Bhakti, Ngatmono, menjelaskan bahwa pengelolaan ayam broiler sebagai program ketahanan pangan desa mulai dibangun sejak 2023 dan mulai dijalankan pada November 2025. Program tersebut dipilih karena kebutuhan daging ayam di wilayah Lamandau masih belum mampu memenuhi permintaan masyarakat.

Menurutnya, program ini tidak hanya menyediakan pasokan daging ayam, tetapi juga memberikan manfaat lain melalui pemanfaatan kotoran ayam sebagai pupuk bagi petani di Desa Bina Bhakti. Ia berharap mahasiswa KKN dapat mengenal sekaligus mempromosikan potensi desa kepada masyarakat luas.

"Harapan saya, mahasiswa KKN yang sudah melihat dan mempelajari apa yang ada di Desa Bina Bhakti dapat menjadi mahasiswa yang unggul, terampil, serta mampu menerapkan apa yang dipelajari di desa ini ketika kembali ke daerah asal mereka," katanya.

Ketua KKN Kelompok 29, Muhammad Jarir, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa untuk mempelajari budidaya ayam broiler secara langsung. "Melalui kegiatan ini kami tidak hanya membantu proses panen, tetapi juga belajar mengenai budidaya ayam broiler, mengetahui harga pasar, serta memahami bahwa kotoran ayam dapat dimanfaatkan sebagai pupuk bagi petani. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja nyata mahasiswa dalam mendukung program masyarakat selama KKN," ujarnya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN UIN Palangka Raya dengan Perangkat Desa Bina Bhakti dalam mendukung pengembangan ketahanan pangan berbasis potensi lokal sekaligus memberikan pengalaman pengabdian yang nyata kepada mahasiswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....