Dampak Kemarau, Air Baku Perumdam Kobar Turun
- 19 Jul 2026 22:47 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mulai berdampak pada ketersediaan air baku bagi Perumdam Tirta Arut. Debit air di sumber baku mengalami penurunan sehingga memengaruhi proses produksi air bersih untuk pelanggan.
Meski demikian, Direktur Perumda Air Minum Tirta Arut, Sapriansyah, menyebut pihaknya terus mengoptimalkan operasional instalasi pengolahan air agar distribusi air bersih tetap berjalan.
Sejumlah langkah antisipasi juga dilakukan untuk menjaga pasokan air kepada masyarakat selama musim kemarau berlangsung. Pihak Perumdam mengimbau pelanggan untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian, terutama pada jam-jam penggunaan tinggi. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila terjadi gangguan distribusi agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
"Kendala ini biasanya pemakaiannya tekanan dasar setiap 2, 5, 4, dan 5 tahun, sekarang kan turun dan yang kedua adalah pengaruh dari sering matinya listrik. Juga mudah-mudahan ya air asin laut tidak masuk ke sungai. Kalau itu masuk, nah seperti buah semalakama itu sebenarnya," ujarnya, Minggu 19 Juli 2026.
Dalam kondisi kemarau berkepanjangan, Perumdam Tirta Arut biasanya terus memantau kondisi sumber air baku dan menyiapkan langkah mitigasi agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan semaksimal mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....