GOW dan Sekolah Lansia Mentari Aisyiyah Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah
- 13 Jul 2026 22:01 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Palangka Raya bekerja sama dengan Sekolah Lansia Mentari Aisyiyah Palangka Raya menggelar edukasi pengelolaan sampah rumah tangga di Aula Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
Kegiatan yang diikuti para peserta Sekolah Lansia Mentari Aisyiyah beserta jajaran pengurus tersebut diawali dengan senam bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua GOW Kota Palangka Raya, Merty Ilona, menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga sejak dari sumbernya. Menurutnya, perubahan perilaku dalam memilah dan mengelola sampah merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan.
“Apabila sampah organik tidak dikelola sejak dari sumbernya dan menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA), proses pembusukannya akan menghasilkan gas metana, yaitu salah satu gas rumah kaca yang memiliki dampak besar terhadap pemanasan global dan perubahan iklim,” ujarnya, Minggu, 12 Juli 2026.
Dijelaskannya, pengurangan sampah organik dari tingkat rumah tangga menjadi langkah penting dalam menekan emisi gas metana sekaligus mengurangi beban TPA.
Melalui kegiatan ini, Merty berharap para peserta dapat menerapkan pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri serta menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing, sehingga budaya pengelolaan sampah yang baik semakin tumbuh di tengah masyarakat dan mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Sementara itu narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Hormansyah, memberikan edukasi praktis mengenai pembuatan kompos, pemanfaatan lubang resapan biopori, serta pembuatan eco enzyme.
Ia menjelaskan bahwa biopori dapat dimanfaatkan sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga karena mampu mengolah sampah menjadi kompos secara alami, meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, serta membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan proses pembuatan eco enzyme sebagai alternatif pemanfaatan limbah organik yang bernilai guna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....