Sulit Dipadamkan Petugas Darat, BNPB Kerahkan Helikopter Tangani Karhutla Kotim
- 10 Jul 2026 13:35 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sulit dipadamkan oleh petugas yang berada di darat. Sehingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemadaman dengan helikopter water bombing, guna membantu memadamkan titik-titik api yang sulit dijangkau.
Operasi udara dilaksanakan sejak Selasa 7 Juli 2026 di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Dalam sepekan terakhir, karhutla di Kotim meningkat signifikan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam, menyebut, lantaran kejadian karhutla cukup banyak, ada yang bisa pihaknya tangani melalui operasi darat, namun ada juga yang membutuhkan dukungan operasi udara.
"Namun ada juga yang membutuhkan dukungan operasi udara. Sejak Selasa sore pemadaman menggunakan heli sudah dilakukan, karena kami mengajukan bantuan helikopter water bombing ke Posko Penanggulangan Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah," ucapnya, Kamis 9 Juli 2026.
Sementara itu, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalimantan Tengah (Kalteng), terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat saat ini telah memasuki musim kemarau.
Sekretaris Eksekutif Gapki Kalteng, Rawing Rambang, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kotim yang merespon dengan cepat karhutla mulai terjadi di wilayahnya dengan surat permohonan bantuan helikopter waterboombing untuk memadamkan karhutla yang mulai terlihat di beberapa titik wilayah Kotim.
"Sehingga ini juga yang kita perlu dukung. Perlu kerjasama antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat agar di musim kamarau ini jangan membakar. Kalau perusahaan memang tidak ada aturan membakar lahan, " katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....