Komunitas Tangan di Atas Dorong Semangat Kolaborasi Pengusaha Indonesia

  • 09 Jul 2026 19:38 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Komunitas Tangan di Atas (TDA) terus mendorong perkembangan kewirausahaan di Indonesia melalui semangat berbagi ilmu, pengalaman, jaringan, dan kolaborasi antar pelaku usaha. Komunitas pengusaha yang berdiri sejak 2006 ini telah memiliki sekitar 62 ribu anggota yang tersebar di 119 daerah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Divisi Fun dan Hobby Komunitas Tangan di Atas, Muhammad Faisal, dalam program siaran berjaringan Inspirasi Kita – Sinergi Lokal, Dampak Global” di RRI Palangka Raya pada Selasa ,7 Juli 2026. Faisal menjelaskan bahwa TDA menjadi wadah bagi para pengusaha untuk saling belajar dan membangun ekosistem usaha yang sehat.

Menurut Faisal, nama Tangan di Atas memiliki filosofi tentang semangat memberi dan berbagi. Inspirasi tersebut berasal dari pengalaman pendiri komunitas yang pernah mengalami kegagalan dalam usaha, kemudian membangun wadah bagi para pelaku bisnis untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan.

“Semangatnya memang saling berbagi, bukan hanya dalam bentuk uang atau materi, tetapi juga berbagi ilmu, pengalaman bisnis, dan jaringan agar bisa berkembang bersama,” ujarnya.

Ia mengatakan, keberadaan komunitas menjadi penting karena banyak pelaku usaha menghadapi tantangan bukan hanya dari sisi produk, tetapi juga keterbatasan pengetahuan, jaringan, dan motivasi dalam menjalankan bisnis. Melalui komunitas, para anggota dapat mempelajari pengalaman pengusaha lain yang sudah lebih dahulu menghadapi berbagai situasi dalam dunia usaha.

Faisal menambahkan, nilai gotong royong menjadi salah satu kekuatan utama dalam aktivitas Komunitas Tangan di Atas. Para anggota didorong untuk saling membantu melalui pertukaran ilmu, pengalaman, hingga membuka peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bersama.

“Ketika budaya saling membantu tumbuh, seluruh ekosistem usaha juga ikut berkembang. Jadi bukan hanya memikirkan keuntungan pribadi, tetapi bagaimana bersama-sama menciptakan lingkungan bisnis yang sehat,” katanya.

Melalui semangat kolaborasi tersebut, Komunitas Tangan di Atas berharap dapat terus mencetak pengusaha yang mampu berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Keberadaan komunitas ini juga menjadi salah satu upaya memperkuat budaya kewirausahaan di Indonesia melalui jaringan dan kerja sama antar pelaku usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....