Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya Kecam Pelaku Kasus Narkoba di Katingan

  • 06 Jul 2026 22:43 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Organisasi masyarakat Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya menyampaikan duka cita atas gugurnya seorang anggota Polri saat menjalankan tugas dalam operasi penindakan kasus narkotika di Kabupaten Katingan. Pemuda Pancasila juga mengecam tindakan pelaku yang menyebabkan anggota kepolisian meninggal dunia.

Ketua Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino, mengatakan peristiwa tersebut merupakan tindakan yang bertentangan dengan hukum sekaligus mencederai rasa aman masyarakat. Menurutnya, anggota Polri yang gugur sedang menjalankan tugas negara dalam upaya memberantas peredaran narkotika. “Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum dan institusi Polri. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” kata Bush Valentino, Sabtu, 4 Juli 2026.

Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkotika memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat mengingat peredaran barang haram tersebut masih menjadi ancaman serius bagi keselamatan generasi muda dan ketahanan sosial.

Pemuda Pancasila juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut serta memproses seluruh pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pihaknya menilai penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan penting dilakukan, terutama terhadap pelaku tindak pidana yang menghilangkan nyawa aparat saat menjalankan tugas negara.

Selain itu, Bush mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum dalam menangani perkara tersebut. Menurutnya, sinergi seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan untuk memerangi peredaran narkotika.

"Karena itu, Pemuda Pancasila menyatakan akan terus mendukung langkah kepolisian dalam memberantas kejahatan narkotika demi melindungi masyarakat dan generasi muda dari dampak penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....