Terapkan Sleep Hygiene, Solusi Ampuh untuk Mengatasi Masalah Insomnia
- 30 Jun 2026 19:23 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kesulitan tidur di malam hari atau insomnia telah menjadi keluhan umum yang dialami oleh banyak orang di era modern yang serbacepat ini.
Kurang tidur yang berkualitas tidak hanya membuat tubuh terasa lelah di pagi hari, tetapi juga menurunkan imunitas tubuh secara drastis.
Salah satu metode medis yang sangat direkomendasikan oleh para ahli untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan pola sleep hygiene atau kebiasaan tidur yang bersih dan sehat.
Praktik sleep hygiene ini dimulai di area kamar tidur Anda, sekitar satu hingga dua jam sebelum waktu tidur ideal yang Anda targetkan setiap malamnya. Menciptakan rutinitas malam yang konsisten dan lingkungan kamar yang mendukung adalah inti utama dari penataan pola tidur baru ini.
Dengan melatih tubuh pada jam yang sama setiap hari, jam biologis tubuh (ritme sirkadian) akan kembali berjalan dengan normal dan teratur.
Langkah perbaikan pola tidur ini sangat penting diterapkan oleh para penderita insomnia, pekerja dengan sistem sif malam, serta mahasiswa yang sering begadang. Sering kali, kebiasaan buruk seperti bermain gawai di atas kasur atau minum kopi di sore hari menjadi penyebab utama kualitas tidur memburuk.
Dengan mengubah kebiasaan penunjang tersebut, kualitas tidur dapat ditingkatkan tanpa perlu ketergantungan pada obat-obatan kimia.
Tidur adalah fase krusial di mana tubuh melakukan regenerasi sel-sel yang rusak, memperkuat memori otak, serta menyeimbangkan kembali hormon-hormon tubuh. Kurang tidur yang kronis terbukti meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, serta menurunkan kemampuan konsentrasi secara drastis di siang hari.
Melalui sleep hygiene yang baik, fase tidur dalam (deep sleep) dapat dicapai lebih cepat, sehingga proses pemulihan tubuh berjalan dengan maksimal.
Cara menerapkannya meliputi beberapa langkah praktis, seperti memastikan suhu kamar tetap sejuk, mematikan seluruh lampu utama, dan menjauhkan gawai dari jangkauan tempat tidur.
Hindari mengonsumsi makanan berat atau minuman berkafein setidaknya 4-6 jam sebelum tidur agar kerja lambung tidak mengganggu sinyal kantuk otak.
Jika dalam 20 menit Anda belum bisa memejamkan mata, bangunlah sejenak, lakukan aktivitas relaksasi ringan, lalu kembali ke kasur saat kantuk tiba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....