KPID Kalteng Apresiasi FKP TVRI, Dorong Peningkatan Layanan Informasi Publik

  • 26 Jun 2026 16:02 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah, Sesa Mareki, mengapresiasi penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar TVRI Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dinilai menjadi wujud komitmen TVRI Kalteng dalam meningkatkan kualitas layanan penyiaran publik melalui pelibatan berbagai pemangku kepentingan.

Forum yang menghadirkan unsur pemerintah daerah, lembaga penyiaran publik, akademisi, dan berbagai mitra itu menjadi ruang untuk menghimpun masukan dalam penyusunan kebijakan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antarlembaga dalam menghadirkan informasi yang berkualitas.

Sesa Mareki mengatakan, TVRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang sehat, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat. Menurutnya, TVRI Kalteng perlu terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui tayangan yang informatif dan berkualitas.

Ia menilai pelayanan dan penyajian informasi yang selama ini dilakukan TVRI Kalimantan Tengah sudah berjalan dengan baik. Namun, peningkatan kualitas tetap perlu dilakukan, terutama pada aspek pelayanan publik, kualitas tayangan, serta inovasi program agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“TVRI Kalteng tidak boleh berhenti berinovasi meskipun telah memiliki capaian positif. Peningkatan kualitas siaran dan kreativitas program menjadi hal penting agar TVRI tetap relevan dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi,” kata Sesa Mareki, Kamis, 25 Juni 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Erwindy, menekankan pentingnya memperluas sosialisasi layanan TVRI kepada masyarakat. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa sebagian besar layanan TVRI dapat diakses secara gratis.

Ia mengatakan, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, Diskominfosantik, dan KPID diperlukan agar informasi mengenai layanan TVRI semakin luas diketahui masyarakat. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi aspek penting dalam memperkuat pelayanan publik.

“Peningkatan pelayanan dari sisi sumber daya manusia sangat diperlukan. Petugas layanan TVRI ke depan harus mampu berkomunikasi lebih dekat dengan masyarakat, mengedepankan keramahan, serta memberikan pelayanan yang humanis sehingga dapat menjadi bagian dari promosi positif bagi TVRI Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Plt. Kepala TVRI Stasiun Kalimantan Tengah, Rishinta Ambar Orchidanti, menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan dalam forum tersebut. Menurutnya, seluruh saran akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyiaran dan pelayanan publik.

Dalam Forum Konsultasi Publik tersebut, TVRI Kalimantan Tengah membahas sembilan standar pelayanan publik. Di antaranya pelayanan permintaan pengisian acara siaran, liputan berita, dokumen audiovisual, pembawa acara atau moderator resmi, kerja sama usaha siaran, pemanfaatan lahan dan barang milik negara, praktik kerja lapangan, permintaan data dan informasi, serta kunjungan industri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....