Pertamina Pastikan Stok LPG 3 Kilogram di Palangka Raya Aman
- 24 Jun 2026 21:34 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pertamina memastikan ketersediaan LPG subsidi 3 kilogram di Kota Palangka Raya dalam kondisi aman meskipun sejumlah pangkalan yang menjadi lokasi inspeksi mendadak (sidak) tampak belum memiliki stok pada saat kunjungan. Hal tersebut disampaikan Sales Branch Manager Kalteng IV Gas PT Pertamina Patra Niaga, Hadyan Yuhridza, saat mendampingi sidak yang dilakukan DPKUKMP Kota bersama Satpol PP Kota Palangka Raya.
Menurut Hadyan, kekosongan stok di beberapa pangkalan terjadi karena proses distribusi yang masih berlangsung. Penyaluran LPG dari agen ke pangkalan memiliki jadwal berbeda-beda, mulai dari harian, mingguan hingga dua mingguan, menyesuaikan alokasi masing-masing agen.
“Untuk pengisian LPG 3 Kg dilakukan di SPBE Tangkiling yang juga melayani lima kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, sehingga distribusi memerlukan antrean armada pengangkut," katanya, Rabu, 24 Juni 2026. Saat ini di Kota Palangka Raya terdapat sembilan agen LPG yang masih beroperasi dengan sekitar 300 hingga 400 pangkalan aktif yang tersebar di berbagai wilayah.
Hadyan menjelaskan setiap armada agen mengangkut sekitar 560 tabung LPG yang kemudian didistribusikan ke beberapa pangkalan. Dengan kondisi tersebut, Pertamina memastikan tidak ada kendala distribusi dan stok LPG diperkirakan telah tersedia kembali di pangkalan pada hari yang sama.
Terkait adanya temuan pangkalan nakal yang menjual LPG 3 kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp22 ribu per tabung menjadi Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per tabung, Pertamina menegaskan akan melakukan pembinaan dan penindakan sesuai ketentuan. Sanksi dapat berupa teguran hingga pemutusan hubungan usaha bagi pangkalan yang terbukti melanggar.
Masyarakat juga diminta melaporkan dugaan pelanggaran melalui Call Center 135, dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor, sehingga pengawasan distribusi LPG subsidi dapat berjalan lebih efektif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....