Katak Pacman Buktikan Amfibi Bisa jadi Menggemaskan
- 24 Jun 2026 14:26 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Anggapan bahwa amfibi merupakan makhluk berlendir yang kotor dan membosankan masih melekat kuat di benak publik. Padahal beberapa spesies tertentu memiliki pola hidup unik yang sangat menarik sebagai subjek dekorasi ruang.
Salah satu satwa yang memikat perhatian adalah katak hias asal Amerika Selatan bernama ilmiah Ceratophrys. Satwa yang populer disebut Katak Pacman ini menawarkan pesona estetik melalui bentuk tubuhnya yang menyerupai gumpalan bulat.
Jurnal ilmiah dari Asosiasi Dokter Hewan Amfibi Internasional mencatat keunikan berburu satwa eksotis tersebut. Berbeda dengan kodok liar, amfibi ini menggunakan metode penyergapan pasif dengan cara mengubur diri di tanah.
"Mulutnya yang berukuran raksasa akan langsung melahap mangsa apa pun yang bergerak melintasi area persembunyiannya," ujarnya.
Sifatnya yang malas bergerak membuat katak hias ini sangat hemat tempat dan tidak membutuhkan perawatan ekstra. Keunikan tersebut menjadi solusi praktis bagi pencinta satwa yang memiliki waktu luang sangat terbatas.
Meski demikian, dokumen panduan Lembaga Konservasi Amfibi Dunia mengingatkan risiko sensitivitas kulit mereka yang tinggi. Pemilik wajib menggunakan air bebas klorin guna mencegah keracunan zat kimia berbahaya melalui pori kulit.
"Aspek kelembapan media tanah juga harus dipantau ketat agar pencernaan katak hias tetap berfungsi normal," katanya.
Kehadiran satwa unik ini membuktikan bahwa hobi merawat amfibi mampu memberikan ketenangan tersendiri bagi pemiliknya. Melalui pemahaman ekosistem yang tepat, seekor kodok hias dapat bertransformasi menjadi pajangan hidup yang menawan.Diryan Almas
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....