Perempuan Jadi Kunci Ketahanan Pangan dan Konservasi

  • 08 Jun 2026 20:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Ketahanan pangan menjadi hal penting yang perlu diupayakan masyarakat di tengah kondisi global yang tidak menentu. Dalam upaya tersebut, perempuan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat yang lebih maju dan berkelanjutan.

Koordinator Humas dan Kerjasama Balai Taman Nasional Sebangau, Noviyanti Nugraheni, mengatakan kehadiran perempuan memberikan banyak inovasi dalam pengolahan produk perikanan. Upaya ini bahkan dapat mendukung program hilirisasi sehingga mampu menambah nilai ekonomi dari hasil olahan ikan.

"Terus kan ibu-ibu ini mikirnya kalau ikannya enggak laku gimana nih, nah itu diadin jadiin wadi, jadiin amplang jadiin abon gitu kan. Wanita mungkin mikirnya udah lebih panjang tuh daripada laki-laki. Jadi menurut saya perempuan kemudian menjadi warna baru di pengelolaan konservasi di Taman Nasional Sebangau," katanya, saat mengisi program Green Radio, Sabtu, 6 Juni 2026.

Perwakilan WWF Indonesia, Letriana Dewi, menambahkan di bidang pertanian perempuan juga memiliki ide kreatif dalam pengolahan lahan. Menurutnya, perempuan hadir melengkapi peran laki-laki dalam upaya meningkatkan produksi pangan dari hasil pertanian.

"Tapi ketika perempuan ada di situ, dia akan berpikir dalam lahan ini kayaknya bisa ditanam padi, di sebelah sini bisa ditanamin sayuran, di sebelah sini bisa ditanamin mungkin umbi-umbian atau bumbu atau apa dan segala macam gitu," katanya.

Pemanfaatan lahan yang lebih beragam dinilai dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. Selain menghasilkan bahan pangan pokok, lahan juga dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran, umbi-umbian, maupun tanaman bumbu yang bernilai ekonomi.

Kolaborasi antara laki-laki dan perempuan menjadi faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dengan peran dan inovasi yang saling melengkapi, masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....