Buah Penurun Panas dan Demam, Solusi Alami untuk Membantu Pemulihan

  • 05 Jun 2026 20:01 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Demam merupakan respons alami tubuh saat melawan infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Ketika suhu tubuh meningkat, kebutuhan cairan dan nutrisi juga bertambah. Oleh karena itu, mengonsumsi buah-buahan yang kaya air, vitamin, dan antioksidan dapat membantu menjaga kondisi tubuh selama masa pemulihan.

Beberapa jenis buah dikenal sebagai "buah penurun panas" karena mampu membantu mencegah dehidrasi dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Salah satunya adalah semangka yang mengandung lebih dari 90 persen air.

Kandungan cairan yang tinggi membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat berkeringat saat demam. Selain itu, semangka juga mengandung antioksidan yang berperan dalam mengurangi peradangan.

Buah jeruk juga menjadi pilihan yang sangat baik saat demam. Kandungan vitamin C yang tinggi membantu meningkatkan fungsi sistem imun sehingga tubuh lebih efektif melawan infeksi. Selain jeruk, jambu biji, lemon, dan berbagai buah sitrus lainnya juga sering direkomendasikan karena manfaat serupa dalam menjaga daya tahan tubuh.

Air kelapa sering dianggap sebagai minuman alami yang bermanfaat ketika demam. Kandungan elektrolit seperti kalium dan natrium membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Saat demam, tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat sehingga asupan elektrolit menjadi penting untuk mencegah dehidrasi dan mempercepat pemulihan.

Selain itu, buah-buahan seperti stroberi, blueberry, kiwi, dan mangga juga mengandung vitamin C serta antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan. Kandungan nutrisi tersebut mendukung kerja sel-sel kekebalan tubuh dalam melawan penyebab demam. Tekstur yang lembut dan rasa yang segar juga membuat buah-buahan ini lebih mudah dikonsumsi ketika nafsu makan menurun.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa buah tidak secara langsung menurunkan suhu tubuh seperti obat penurun panas. Namun, buah membantu memenuhi kebutuhan cairan, vitamin, mineral, dan energi yang diperlukan tubuh selama proses penyembuhan. Karena itu, konsumsi buah sebaiknya dipadukan dengan istirahat yang cukup dan pola makan bergizi seimbang.

Meskipun buah-buahan dapat membantu meredakan gejala demam, masyarakat tetap perlu waspada apabila suhu tubuh mencapai lebih dari 39 derajat Celsius atau demam berlangsung lebih dari tiga hari. Dalam kondisi tersebut, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan kombinasi perawatan yang baik dan asupan buah yang tepat, proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan nyaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....