Waspada! Gas Portable Bisa Jadi Ancaman Serius jika Salah Digunakan
- 30 Mei 2026 05:48 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Penggunaan gas portable atau tabung gas kaleng semakin populer di masyarakat karena praktis digunakan untuk memasak saat berkemah, piknik, hingga kebutuhan rumah tangga darurat.
Namun di balik kemudahannya, gas portable memiliki risiko cukup berbahaya apabila digunakan tanpa memperhatikan standar keselamatan. Ledakan dan kebakaran akibat kebocoran gas portable masih kerap terjadi di berbagai daerah.
Gas portable umumnya berisi bahan bakar butana yang mudah terbakar dan sensitif terhadap suhu panas tinggi. Jika tabung terkena paparan matahari langsung atau diletakkan terlalu dekat dengan api, tekanan di dalam kaleng dapat meningkat dan memicu ledakan.
Risiko juga bertambah ketika pengguna memakai kompor yang tidak sesuai standar atau memasang tabung secara tidak benar.
Selain potensi ledakan, kebocoran gas portable juga dapat membahayakan kesehatan. Gas yang terhirup dalam jumlah besar di ruang tertutup bisa menyebabkan pusing, sesak napas, hingga keracunan ringan.
Dalam kondisi tertentu, percikan api kecil dari listrik atau rokok dapat langsung menyulut gas yang bocor dan memicu kebakaran besar.
| Baca juga: Kenali Tanda Datangnya Angin Puting Beliung |
Pakar keselamatan mengingatkan masyarakat agar selalu memeriksa kondisi tabung sebelum digunakan. Tabung yang penyok, berkarat, atau melewati masa pakai sebaiknya tidak digunakan lagi.
Pengguna juga disarankan memastikan ventilasi ruangan cukup baik serta menjauhkan gas portable dari benda mudah terbakar demi mengurangi risiko kecelakaan.
Masyarakat diimbau tidak menganggap remeh penggunaan gas portable meski ukurannya kecil dan mudah dibawa. Kesadaran terhadap prosedur keamanan menjadi langkah penting untuk mencegah insiden yang dapat merugikan jiwa maupun harta benda.
Dengan penggunaan yang benar dan hati-hati, gas portable tetap dapat dimanfaatkan secara aman untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....