Ramah Lingkungan, Masjid Al Farid Bagikan Daging Kurban dalam Tas Purun

  • 29 Mei 2026 22:54 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Masjid Al Farid yang berada di kompleks perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya menyalurkan sebanyak 860 paket daging kurban kepada masyarakat pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Panitia kurban Masjid Al Farid, Hernadi Prabowo, mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini mengusung konsep ramah lingkungan.

Pembagian daging kurban menggunakan tas purun sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai. Tas purun merupakan kerajinan tradisional khas Kalimantan Tengah yang terbuat dari tanaman purun atau rumput rawa.

Penggunaan tas tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pengurangan sampah plastik di Kota Palangka Raya. Menurut Hernadi, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Palangka Raya Nomor 660.1/612/DLH/II.1/VI/2026 tentang Pelaksanaan Hari Raya Iduladha Tanpa Sampah Plastik.

Dengan penggunaan tas purun, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Melalui penggunaan tas purun sebagai wadah daging kurban, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai,” katanya.

Hernadi menjelaskan, pada Iduladha tahun ini pihaknya menyembelih enam ekor sapi kurban. Hewan kurban tersebut berasal dari 42 sohibul kurban di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

“Total ada enam ekor sapi dari 42 sohibul kurban yang dipotong di RPH. Daging kurban kemudian kami salurkan kepada warga sekitar masjid, pegawai Pemerintah Kota Palangka Raya, anak-anak stunting, serta masyarakat lainnya yang membutuhkan,” ujarnya, Kamis, 28 Mei 2026.

Penyaluran daging kurban dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, kepada masyarakat sekitar masjid. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi seluruh panitia dan para sohibul kurban yang telah berpartisipasi.

Menurut Achmad Zaini, Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban semata. Momentum tersebut juga menjadi sarana memperkuat rasa kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Pemerintah Kota Palangka Raya sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang terus menjaga nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....