BPBD Kotim Siaga Bencana Karhutla

  • 14 Mei 2026 23:16 WIB
  •  Palangkaraya

‎‎RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Multazam menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus terus dijaga karena bencana dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa tanda pasti.

‎Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia (SDM) maupun sarana prasarana seperti peralatan, menjadi faktor utama dalam menghadapi ancaman karhutla.

‎Melalui latihan gabungan yang dilaksanakan oleh Kodim Sampit, kemampuan antisipatif dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla semakin kuat sehingga dampak kerusakan lingkungan, kerugian ekonomi maupun gangguan kesehatan masyarakat dapat diminimalkan.

‎"Bencana tidak memberi kabar. ‎Nah, karena dia tidak memberi kabar, maka kesiapsiagaan sumber daya harus di dalam kondisi prima. Nah, ini adalah bagian dari proses dimana di dalam status siaga bencana karhutla, sudah dilaksanakan oleh dan diniasi oleh Kodim 1015 Sampit," katanya, Rabu 13 Mei 2026.

‎Latihan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan menjadi suatu proses dalam rencana kontigensi Bencana Karhutla. Latihan ini di gelar di Markas Yonif 923/Mentaya Jalan Tjilik Riwut Sampit.

‎Selain oleh TNI, latihan ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Manggala Agni serta sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan.

‎Menurut Komandan Kodim (Dandim) 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, prediksi BMKG terkait potensi karhutla di Kotim harus menjadi perhatian serius oleh semua pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....