Pelajari Dunia Kepenyiaran, Mahasiswa PBSI UPR Kunjungi RRI Palangka Raya
- 11 Mei 2026 16:04 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Palangka Raya melakukan kunjungan edukasi ke Radio Republik Indonesia (RRI) Palangka Raya guna mengenal lebih dekat dunia penyiaran serta memperkuat kompetensi mahasiswa yang berwawasan global.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mendapat pemaparan mengenai dunia penyiaran, peran media publik, hingga proses produksi siaran radio. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pengenalan dunia kerja di bidang jurnalistik dan komunikasi.
Pelaksana Harian Kepala RRI Palangka Raya, Supriani mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan mahasiswa tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting agar generasi muda mengetahui peran strategis RRI sebagai lembaga penyiaran publik dalam menyampaikan informasi edukatif dan program pemerintah kepada masyarakat.
“Mahasiswa ingin mengetahui profesi penyiaran dan peran strategis RRI sebagai lembaga penyiaran publik. Kami sangat menyambut baik kunjungan ini supaya mereka tahu bahwa RRI masih eksis dan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang aktual dan benar kepada masyarakat,” ujarnya, Senin, 11 Mei 2026.
Di tempat yang sama, Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPR, Jumadi, menjelaskan program studi membuka peminatan jurnalistik bagi mahasiswa yang tertarik mendalami bidang media dan penyiaran. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan komunikasi dan manajerial agar siap menghadapi tantangan dunia kerja di era globalisasi.
“Mahasiswa yang hadir hari ini merupakan mahasiswa peminatan jurnalistik yang nantinya akan berorientasi pada kegiatan-kegiatan jurnalistik seperti di dunia penyiaran,” katanya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa peserta kunjungan, Jeje, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sekaligus menjaga kelestarian bahasa dan budaya daerah di tengah perkembangan global. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk melestarikan sastra dan budaya daerah agar tetap berkembang dan tidak tergerus zaman.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan wawasan, keterampilan komunikasi, serta memahami dunia penyiaran sebagai bagian dari pengembangan kompetensi di bidang pendidikan dan jurnalistik. Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga penyiaran publik diharapkan terus terjalin guna mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, kompeten, dan berwawasan global. (Prayoga)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....