Antrean Panjang Kendaraan di Sejumlah SPBU di Palangka Raya Masih Terus Terjadi
- 07 Mei 2026 06:01 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Masyarakat di Palangka Raya mengeluhkan antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar minyak atau SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi tersebut menyebabkan pengendara harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM, terutama jenis Pertalite dan solar. Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular hingga keluar area SPBU, bahkan memicu kepadatan arus lalu lintas di beberapa titik jalan utama kota.
Sejumlah warga mengaku kesulitan memperoleh BBM akibat stok yang terbatas dan tingginya permintaan masyarakat. Tidak sedikit pengendara yang harus berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya demi mendapatkan bahan bakar.
Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama bagi pekerja harian, pengemudi ojek online, hingga pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada kendaraan untuk bekerja setiap hari.
Selain di SPBU, kelangkaan BBM juga dirasakan di pedagang eceran di pinggir jalan.
Bandi, seorang penjual mengaku stok BBM yang biasa dijual dalam botol maupun jeriken sudah habis sejak beberapa hari terakhir. Ia kesulitan memperoleh pasokan karena terbatasnya distribusi di lapangan. "Akibatnya, warga yang biasanya membeli BBM eceran untuk kebutuhan darurat pun kesulitan mendapatkan bahan bakar, karena stok BBMnya juga habis," ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.
Kondisi tersebut bahkan membuat sejumlah pengendara terpaksa mendorong kendaraannya di jalan karena kehabisan BBM. Pemandangan itu terlihat di beberapa ruas jalan di Kota Palangka Raya, terutama pada jam sibuk saat antrean di SPBU semakin panjang.
Warga berharap persoalan distribusi dan ketersediaan BBM dapat segera diatasi agar aktivitas masyarakat kembali normal dan tidak menghambat mobilitas sehari-hari.
Sejumlah masyarakat meminta pihak terkait segera memberikan penjelasan mengenai penyebab antrean panjang dan keterbatasan stok BBM di wilayah tersebut.
Mereka juga berharap ada langkah cepat untuk menambah pasokan serta memastikan distribusi berjalan lancar agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Menurut warga, kondisi ini perlu segera ditangani agar tidak berdampak lebih luas terhadap perekonomian dan aktivitas masyarakat di ibu kota Kalimantan Tengah tersebut.
Hingga kini, antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Palangka Raya masih terus terjadi. Warga berharap situasi dapat segera membaik sehingga kebutuhan bahan bakar masyarakat kembali terpenuhi.
Selain itu, masyarakat juga diimbau tetap tertib saat mengantre dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi BBM dapat lebih merata bagi seluruh pengguna kendaraan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....