Mengonsumsi Makanan Halal Dinilai Berpengaruh pada Kesehatan dan Spiritual

  • 04 Mei 2026 21:57 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Mengonsumsi makanan halal dalam ajaran Islam tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT.

Narasumber program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palangka Raya, Ustaz Muhammad Hasbi Rahmani, mengatakan makanan halal dapat memberikan pengaruh positif terhadap kondisi hati seseorang. “Orang yang mengonsumsi makanan halal, maka hatinya menjadi lembut, mudah berzikir, dan lebih dekat kepada Allah,” ujarnya, Jumat, 1 Mei 2026.

Menurutnya, menjaga kehalalan makanan merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah yang akan menghadirkan rahmat dalam kehidupan seseorang, termasuk kemudahan dalam menjalankan ibadah. Ia menambahkan, hati yang lembut akan memudahkan seseorang dalam bermunajat dan berdoa kepada Allah SWT.

“Kita secara psikologis memerlukan tempat untuk berkeluh kesah kepada Zat Yang Maha Sempurna, yaitu Allah. Allah telah menyediakan fasilitas untuk itu, seperti lisan untuk berbicara dan hati untuk berharap,” katanya.

Ustaz Hasbi juga menjelaskan bahwa salah satu ujian berat bagi manusia adalah ketika hilangnya kenikmatan dalam bermunajat kepada Allah. Karena itu, menjaga hubungan spiritual, termasuk melalui konsumsi makanan halal, menjadi hal yang penting.

Menurutnya, menjaga makanan halal tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas spiritual seseorang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....