Pentingnya Memahami Anjuran Konsumsi Makanan Halal dalam Islam
- 04 Mei 2026 21:49 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Mengonsumsi makanan halal merupakan hal yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Bahkan, aturan ini menjadi suatu imbauan kebaikan yang menghindarkan umat Islam dari berbagai keburukan.
Narasumber program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Palangka Raya, Ustaz Muhammad Hasbi Rahmani, mengatakan dalam menerapkan anjuran ini umat muslim harus memastikan makanan yang dikonsumsi tidak mengandung zat yang dilarang. Hal ini penting agar setiap makanan yang dikonsumsi benar-benar sesuai dengan ketentuan syariat.
"Artinya secara zatnya sebagaimana yang dibicarakan dalam kitab fikih, ada makanan yang boleh dimakan, halal dimakan, ada makanan yang haram dimakan. Tentunya sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwasanya kita tidak diperbolehkan memakan anjing dan babi, itu sudah dijelaskan oleh syariat," katanya, Jumat, 1 Mei 2026.
Lebih lanjut, Ustaz Muhammad Hasbi Rahmani menjelaskan, bukan hanya zat yang terkandung di dalamnya, umat Islam juga perlu memperhatikan asal makanan tersebut diperoleh. Sebab, makanan yang didapatkan dari sumber yang tidak halal dapat mempengaruhi status kehalalan makanan tersebut.
"Bukan hanya secara zatnya, begitu pula secara memperolehnya, mendapatkannya. Artinya meskipun yang dimakan halal atau sesuatu itu halal dimakan, akan tetapi bagaimana cara kita mendapatkannya pun itu dapat mempengaruhi status makanannya, apakah dengan cara halal mendapatkannya atau dengan cara yang haram," katanya.
Ia menambahkan bahwa konsep halal dan tayib harus berjalan beriringan dalam kehidupan sehari-hari. Makanan yang dikonsumsi tidak hanya harus halal, tetapi juga baik dan menyehatkan bagi tubuh.
Dengan demikian, umat Islam diharapkan lebih selektif dalam memilih makanan dan sumber penghasilannya. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan sekaligus menjalankan perintah agama secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....