Harga BBM Naik, Pengangkutan Sampah di Palangka Raya Terlambat
- 28 Apr 2026 21:58 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pengangkutan sampah karena dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak.
Plt Kepala DLH, Untung Sutrisno, menyebut pihaknya melakukan penyesuaian operasional agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal, meski kenaikan harga bahan bakar minyak.
| Baca juga: Pasca Iduladha, Harga Cabai Masih Pedas |
"Mohon dipahami kalau sedikit terlambat, karena kita harus keliling dulu. Jadinya satu mobil itu di 3 atau 4 TPA, atau di 2 TPO atau TPF, nah jadinya kan 5, sehingga agak telat sedikit saja. Tapi kami berusaha supaya semua terangkut semua dan tidak lama," katanya, Selasa 28 April 2026.
Untung Sutrisno, mengakui kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi yang berlaku sejak 18 April 2026, membuat biaya operasional armada pengangkut sampah ikut meningkat.
"Armada pengangkut sampah terdiri dari kendaraan lama dan baru dengan jenis bahan bakar berbeda. Kenaikan harga Dexlite yang cukup tinggi membuat kami menyiasati penggunaan armada yang lama di lapangan. Karena armada yang baru dan bagus memerlukan bahan bakar minyak yang cukup banyak," ucapnya.
Dengan memanfaatkan truk lama yang masih menggunakan biosolar, pihak DLH berupaya menjaga efisiensi anggaran operasional pengangkutan sampah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....