Gagal Donor karena Kurang Minum Air Putih

  • 28 Apr 2026 09:38 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Banyak orang gagal mendonorkan darahnya hanya karena masalah sepele, yaitu kurang minum air putih.

Kondisi ini membuat petugas medis kesulitan menemukan pembuluh darah vena pada lengan calon pendonor.

Jika tubuh kekurangan cairan, pembuluh darah akan menciut dan bersembunyi di bawah kulit, sehingga jarum sulit ditusukkan.

Petugas kesehatan di berbagai lokasi donor sering menemui calon pendonor yang pembuluh darahnya tidak terlihat jelas. Hal ini biasanya terjadi pada mereka yang datang dalam keadaan dehidrasi ringan.

Akibatnya, niat baik untuk berbagi darah terpaksa dibatalkan karena risiko kegagalan pengambilan darah yang sangat tinggi.

Pakar kesehatan menjelaskan bahwa air putih sangat penting untuk menambah volume darah di dalam tubuh. Saat kita cukup minum, pembuluh darah akan melebar dan menonjol ke permukaan kulit.

Kondisi inilah yang memudahkan petugas untuk mengambil darah dengan cepat, aman, dan tanpa rasa sakit yang berlebihan.

Meningkatnya kasus gagal donor ini membuat para relawan diingatkan untuk selalu menyiapkan fisik sebelum datang ke lokasi.

Selain tidur cukup, minum setidaknya dua gelas air putih satu jam sebelum donor adalah syarat wajib. Langkah sederhana ini memastikan aliran darah lancar dan tubuh tidak lemas setelah memberikan donor.

Keberhasilan proses donor darah sangat bergantung pada kesiapan cairan dalam tubuh masing-masing pendonor.

Dengan cukup minum air putih, pembuluh darah akan terlihat jelas dan proses donor jadi lebih mudah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....