Muslimat NU Kalteng Didorong Bersinergi Dukung Program Asta Cita dan KHBS

  • 25 Apr 2026 11:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, mengajak seluruh pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah tersebut untuk memperkuat sinergi bersama pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan strategis.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Halalbihalal serta pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU se-Kalteng di Aula UIN Palangka Raya, Kamis, 23 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Wagub Kalteng menegaskan pentingnya dukungan terhadap program nasional Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto serta program unggulan Pemerintah Provinsi Kalteng, yakni Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), yang menyasar langsung kesejahteraan masyarakat.

Edy Pratowo berharap Muslimat NU dapat menjalin kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah di berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Menurutnya, keterlibatan aktif organisasi perempuan ini sangat dibutuhkan agar program-program strategis dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

Selain itu, ia juga mendorong Muslimat NU untuk terus berperan aktif dalam menyukseskan berbagai program pembangunan lainnya di Bumi Tambun Bungai. Ia menilai, sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng Sunarti, Rektor UIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir, Ketua PWNU Kalteng Wahyudi F. Dirun, serta para alim ulama, tokoh masyarakat, dan jajaran pengurus Muslimat NU se-Kalimantan Tengah

Wagub turut memberikan apresiasi atas dedikasi Muslimat NU yang telah berkontribusi selama delapan dekade dalam pembangunan umat dan bangsa. Ia menegaskan bahwa Muslimat NU memiliki peran strategis sebagai pilar pendidikan, dakwah moderat, serta pemberdayaan perempuan yang mampu memperkuat ketahanan keluarga dan persatuan bangsa. (MMC Kalteng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....