Mengungkap Fungsi Beliung di Dunia Pertambangan

  • 18 Apr 2026 23:24 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dalam dunia pertambangan, istilah beliung sering digunakan untuk menyebut salah satu alat kerja paling sederhana namun sangat penting.

Beliung pada dasarnya adalah alat manual berbentuk seperti kapak dengan dua sisi atau satu sisi runcing yang digunakan untuk memecah batuan atau tanah keras. Meskipun terlihat sederhana, alat ini sudah digunakan sejak lama dalam berbagai aktivitas penambangan tradisional di berbagai daerah.

Dalam praktiknya, beliung banyak ditemukan pada kegiatan pertambangan skala kecil atau artisanal and small-scale mining.

Para pekerja tambang menggunakan alat ini untuk membuka lapisan tanah penutup atau overburden sebelum mencapai material yang mengandung mineral berharga. Karena tidak membutuhkan mesin, beliung menjadi alat yang ekonomis dan mudah digunakan, terutama di daerah yang akses teknologinya masih terbatas.

Secara fungsi, beliung sangat efektif untuk pekerjaan yang membutuhkan tenaga manual dan ketelitian. Dalam kondisi batuan yang tidak terlalu keras, alat ini mampu menggantikan fungsi alat berat pada tahap awal penggalian.

Namun demikian, penggunaannya tetap membutuhkan teknik yang benar agar tidak cepat merusak alat maupun menyebabkan cedera pada pekerja.

Dalam konteks pertambangan modern, beliung memang sudah banyak tergantikan oleh mesin seperti jackhammer atau alat berat seperti excavator. Meski begitu, keberadaan beliung masih relevan, terutama pada aktivitas eksplorasi awal atau pekerjaan di area sempit yang tidak bisa dijangkau alat mekanis. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi sederhana tetap memiliki tempat dalam industri tambang.

Dari sisi keselamatan kerja, penggunaan beliung juga tidak bisa dianggap sepele. Pekerja tambang harus memperhatikan posisi tubuh, arah ayunan, dan kondisi lingkungan sekitar untuk menghindari risiko kecelakaan.

Dalam standar occupational safety and health (OSH), penggunaan alat manual seperti ini tetap harus mengikuti prosedur keselamatan yang ketat.

Menariknya, beliung juga mencerminkan kearifan lokal dalam dunia pertambangan tradisional. Banyak komunitas tambang rakyat yang masih mempertahankan alat ini karena dianggap lebih sesuai dengan kondisi alam dan skala pekerjaan mereka. Selain itu, beliung juga menjadi simbol kerja keras dan ketekunan dalam menggali sumber daya alam secara langsung.

Dengan demikian, beliung bukan sekadar alat sederhana, tetapi bagian penting dari sejarah dan praktik pertambangan itu sendiri. Dari tambang tradisional hingga modern, keberadaannya menunjukkan bagaimana manusia terus beradaptasi dengan teknologi sambil tetap mempertahankan metode kerja yang efisien dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....