Perubahan Zaman Mempengaruhi Pola Pikir dan Gaya Hidup Masyarakat

  • 14 Apr 2026 21:08 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Perkembangan zaman sering kali memberikan banyak tuntutan bagi masyarakat. Bahkan, tak sedikit orang berlomba untuk memiliki sesuatu yang lebih dan bisa dibanggakan.

Ustazah Mujibah, saat mengisi program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Palangka Raya, mengatakan berbagai macam tuntutan untuk menjadi yang lebih tinggi dibandingkan orang lain ini menjadi siklus tanpa henti. Di mana orang akan terus mencari dan mengejar kesempurnaan untuk mendapatkan kepuasan pribadi.

"Kita ini hidup di zaman yang penuh angka yang seolah-olah itu menentukan nilai diri kita. Kadang kita melihat berapa followers, likes, saldo di rekening, gelar, luas tanah, dan sebagainya, tanpa sadar kita terjebak dalam sebuah siklus yang tiada henti yaitu berlomba untuk memiliki lebih kemudian menunjukkan lebih, dan merasa lebih," katanya, Jumat, 10 April 2026.

Lebih lanjut, Ustazah Mujibah menambahkan, jika cara pandang tersebut terus dilakukan maka akan menyebabkan kelalaian pada tujuan hidup. Manusia bisa kehilangan arah karena terlalu fokus pada pencapaian duniawi yang bersifat sementara.

"Sementara Imam Almaragi menyebutkan sebagai penyakit yang membuat manusia lupa diri dan lupa tujuan hidupnya, tujuan pencipta. Nah, sehingga mereka terlena seolah hidup abadi," katanya.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa ukuran kebahagiaan tidak selalu ditentukan oleh angka atau materi. Kesadaran untuk kembali pada tujuan hidup yang hakiki perlu terus dibangun dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu menyeimbangkan antara pencapaian dunia dan nilai spiritual. Hal ini penting agar kehidupan tetap bermakna dan tidak terjebak dalam perlombaan yang tiada akhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....