Interaksi Sosial Dorong Perkembangan Anak dengan Autisme

  • 04 Apr 2026 19:21 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Mendukung tumbuh kembang anak dengan autisme menjadi tanggung jawab bersama di masyarakat. Hal ini tidak hanya menjadi peran orang tua atau keluarga, tetapi juga lingkungan sekolah dan masyarakat luas.

Anggota Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Kalimantan Tengah, Widiya Kumala, mengatakan pentingnya memberikan pemahaman kepada anak-anak pada umumnya. Anak dengan autisme bukan kondisi yang harus dijauhi, melainkan memiliki hak yang sama untuk bersosialisasi dan bermain.

"Karena sebenarnya anak dengan autism ini kan mempunyai gangguan sosial, artinya dia tidak bisa bersosial seperti anak pada umumnya. Dengan anak reguler ini tadi yang kita berikan pemahaman dengan dia mau bermain dengan anak yang autisme tadi itu akan membantu tumbuh kembangnya," ujarnya.

Lebih lanjut, pekerja sosial Kota Palangka Raya, Ekha Raya Dohong, mengatakan bahwa memahami kondisi anak autis menjadi kunci utama dalam berinteraksi. Dengan menciptakan lingkungan yang nyaman dan sesuai kebutuhan, komunikasi dengan anak autis akan lebih mudah terjalin.

"Kita mencoba memahami bahwa dia tuh frekuensinya di A gitu, kita enggak bisa samakan di jadi B. Dalam artian misalnya dia suka gerakan yang berulang-ulang atau rutinitas sesuatu yang rutinitas, ituyang kita coba atur di lingkungan dia supaya dia bisa paham komunikasi kita," kata Ekha.

Pendekatan yang penuh empati dan kesabaran sangat dibutuhkan dalam mendampingi anak dengan autisme. Lingkungan yang inklusif akan membantu mereka berkembang secara sosial dan emosional.

Kesadaran bahwa setiap anak memiliki keunikan menjadi bagian penting dalam proses ini. Dukungan bersama akan menciptakan ruang yang lebih ramah bagi anak autisme untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....