SMAN 1 Sampit Halalbihalal Perkuat Karakter dan Kebersamaan
- 01 Apr 2026 20:08 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Keluarga besar SMA Negeri 1 Sampit melaksanakan kegiatan Halalbihalal yang berlangsung di halaman sekolah. Kegiatan diikuti sekitar 1.350 peserta yang terdiri dari siswa, guru, tenaga administrasi, serta civitas akademika.
Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat dengan nuansa kekeluargaan. Halalbihalal yang dilaksanakan pasca Idulfitri ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga dimaknai sebagai momentum penting untuk memperkuat hubungan sosial di lingkungan pendidikan.
Secara konseptual, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki dimensi sosiologis, psikologis, dan pedagogis. Dalam perspektif sosiologi pendidikan, Halalbihalal menjadi sarana penguatan kohesi sosial, yakni mempererat hubungan antarindividu guna menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan kondusif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi bersama, dilanjutkan sambutan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang humas. Momen inti berupa saling bersalaman dan bermaafan antar warga sekolah menjadi bagian yang paling bermakna.
Momentum ini menjadi simbol rekonsiliasi sosial serta perbaikan hubungan interpersonal setelah proses pembelajaran yang tidak terlepas dari perbedaan dan dinamika. Dari sisi psikologis, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap kesehatan mental, seperti mengurangi beban emosi dan memperbaiki kualitas hubungan sosial.
Kepala SMA Negeri 1 Sampit, M. Dharma Setiawan, mengatakan kegiatan ini semula direncanakan pada 30 Maret 2026, namun diundur akibat hujan. Ia menegaskan, Halalbihalal bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari strategi penguatan budaya sekolah dan pembentukan karakter peserta didik.
“Halalbihalal menjadi momentum sosial dan spiritual sebagai sarana rekonsiliasi, refleksi diri, serta perbaikan hubungan antar warga sekolah,” ujarnya, Selasa, 31 Maret 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter dan pendidikan nilai yang mencakup nilai religius, toleransi, empati, serta sikap saling menghormati. Adapun tujuan kegiatan ini antara lain mempererat silaturahmi, menanamkan nilai moral dan religius, serta membangun budaya saling menghargai guna menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis.
Ia berharap Halalbihalal tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi berkembang menjadi budaya sekolah yang memiliki nilai edukatif, sosial, dan spiritual. Melalui kegiatan ini, seluruh civitas akademika diharapkan dapat memulai kembali proses belajar mengajar dengan semangat baru, hati yang bersih, serta komitmen yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....