DPRD Palangka Raya Apresiasi Program Cegah DBD di Puskesmas Jekan Raya
- 31 Mar 2026 08:29 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya — Pencegahan demam berdarah dinilai paling efektif dilakukan melalui menjaga kebersihan lingkungan. Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, mengapresiasi langkah UPTD Puskesmas Jekan Raya dalam memperkuat pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Menurut Debora, program Triple Action yang dijalankan Puskesmas Jekan Raya merupakan langkah strategis. Pendekatan promotif, preventif, hingga rehabilitatif dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah.
Ia menilai, program tersebut penting terutama di wilayah padat penduduk seperti Kecamatan Jekan Raya. Upaya ini diyakini mampu menekan angka kasus DBD secara signifikan.
“Upaya yang dilakukan Puskesmas Jekan Raya ini patut diapresiasi,” ujarnya, Selasa, 31 Maret 2026. Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat.
Debora menegaskan, peran puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus terus diperkuat. Hal ini penting mengingat karakteristik lingkungan Jekan Raya yang rawan perkembangbiakan nyamuk.
Menurutnya, keberadaan parit besar, sungai, dan kawasan perumahan menjadi faktor risiko. Oleh karena itu, langkah pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya deteksi dini dalam penanganan DBD. Langkah seperti rapid test, survei vektor, hingga penyelidikan epidemiologi perlu terus ditingkatkan.
Selain itu, kesiapan pelaksanaan fogging harus diimbangi dengan partisipasi aktif masyarakat. Kesadaran warga dinilai menjadi kunci dalam memutus rantai penularan penyakit.
“Kami mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, termasuk 3M Plus,” katanya. Ia mengingatkan masyarakat tidak hanya mengandalkan fogging sebagai solusi utama.
Debora juga mengapresiasi penyediaan bubuk abate gratis oleh Puskesmas Jekan Raya. Fasilitas tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan nyata dalam pencegahan jentik nyamuk.
Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal. Pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah sakit.
Debora berharap sinergi antara puskesmas, pemerintah kota, dan masyarakat terus terjaga. Terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan musim pancaroba yang berpotensi meningkatkan kasus DBD.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala demam tinggi. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah dampak yang lebih serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....