Waspada Peredaran Pupuk Palsu

  • 28 Mar 2026 22:50 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Peredaran pupuk palsu di kalangan petani kini semakin meresahkan karena kemasannya yang sangat menyerupai produk asli namun memiliki kandungan unsur hara yang nol besar.

Para oknum tidak bertanggung jawab sengaja memanfaatkan momen masa tanam untuk mengedarkan produk tiruan ini dengan iming-iming harga yang jauh lebih murah di bawah standar pasar.

Banyak petani di berbagai sentra pertanian mulai mengeluhkan kondisi tanaman mereka yang justru menguning dan kerdil setelah diberikan pupuk yang dibeli dari distributor tidak resmi. Tanpa adanya kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium yang sesuai, penggunaan pupuk abal-abal ini bukannya menyuburkan tanah, melainkan justru merusak pH tanah secara permanen dalam jangka panjang.

Para ahli agrikultur memperingatkan bahwa kerugian yang dialami petani akibat penipuan ini tidak hanya sebatas materi pembelian barang, tetapi juga ancaman gagal panen total. Fenomena ini memicu kekhawatiran akan terganggunya rantai pasokan pangan nasional jika peredaran barang ilegal ini tidak segera ditindak tegas oleh pihak kepolisian dan dinas terkait.

Otoritas pengawasan pupuk mengimbau masyarakat tani untuk lebih teliti dalam mengecek nomor registrasi kementerian serta keaslian segel pada setiap karung yang dibeli. Selain itu, petani sangat disarankan untuk hanya bertransaksi melalui kios resmi atau koperasi yang telah terverifikasi guna menjamin kualitas nutrisi yang akan diberikan pada tanaman mereka.

Kesuksesan swasembada pangan sangat bergantung pada kejujuran dalam penyediaan sarana produksi pertanian yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap ciri-ciri fisik pupuk palsu, diharapkan para pahlawan pangan dapat terhindar dari jeratan penipuan yang merugikan produktivitas dan kesejahteraan keluarga mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....