Mengenal Air Hitam Gambut, Ciri Khas Perairan di Lahan Basah

  • 22 Mar 2026 21:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangk Raya - hitam gambut merupakan salah satu karakteristik khas perairan yang banyak ditemukan di wilayah lahan gambut, termasuk di Kalimantan.

Air ini berasal dari genangan atau aliran permukaan di atas tanah gambut yang terbentuk dari akumulasi bahan organik selama ribuan tahun.

Secara fisik, air gambut memiliki warna cokelat kehitaman. Warna tersebut disebabkan oleh tingginya kandungan asam humus, yaitu senyawa hasil dekomposisi bahan organik seperti daun, ranting, dan kayu yang membusuk di dalam tanah gambut.

Selain warnanya yang khas, air hitam gambut juga memiliki tingkat keasaman atau pH yang rendah. Kondisi ini membuat air tersebut bersifat asam dan berbeda dengan air pada umumnya. Kandungan zat organik di dalamnya pun tergolong tinggi, sehingga memengaruhi kualitas dan pemanfaatannya bagi kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya itu, air gambut juga kerap mengandung logam terlarut seperti besi dan mangan. Kandungan ini dapat memengaruhi rasa, bau, serta warna air apabila digunakan tanpa pengolahan terlebih dahulu.

Meski demikian, air gambut tetap memiliki peran penting dalam ekosistem lahan basah. Air ini mendukung kehidupan berbagai flora dan fauna khas gambut, sekaligus menjadi bagian dari keseimbangan lingkungan.

Dengan memahami karakteristik air hitam gambut, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam memanfaatkan sumber daya air serta menjaga kelestarian ekosistem lahan gambut yang ada di sekitarnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....