Kandungan Gizi pada Buah Salak

  • 14 Mar 2026 15:52 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Buah salak merupakan salah satu buah tropis yang cukup populer di Indonesia. Buah ini dikenal dengan kulitnya yang bersisik menyerupai kulit ular sehingga sering disebut sebagai snake fruit.

Daging buahnya berwarna putih kekuningan dengan rasa manis, sedikit asam, serta tekstur yang renyah. Buah ini banyak dijumpai di pasar tradisional maupun modern karena cukup digemari masyarakat.

Menurut informasi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, tanaman salak tumbuh baik di daerah beriklim tropis dan banyak dibudidayakan di berbagai wilayah Indonesia. Beberapa varietas salak yang terkenal antara lain salak pondoh dari Yogyakarta, salak bali, serta salak gula pasir yang dikenal memiliki rasa lebih manis.

Selain rasanya yang khas, buah salak juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, salak mengandung vitamin C, serat, kalsium, serta antioksidan yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan pencernaan.

Sementara itu, menurut publikasi dari Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), buah salak juga mengandung karbohidrat yang dapat menjadi sumber energi alami. Kandungan tersebut membuat salak sering dijadikan camilan sehat untuk membantu mengembalikan energi setelah beraktivitas.

Meski memiliki banyak manfaat, para ahli gizi menyarankan agar buah salak dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Konsumsi berlebihan dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan pencernaan bagi sebagian orang, terutama jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup.

Dengan berbagai kandungan nutrisi dan rasa yang khas, buah salak tetap menjadi salah satu buah lokal yang memiliki nilai gizi baik. Selain mudah ditemukan di pasar, buah ini juga menjadi bagian dari kekayaan buah tropis Indonesia yang patut dijaga keberadaannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....