Budidaya Lalat BSF untuk Kurangi Sampah Organik

  • 14 Mar 2026 15:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Budidaya lalat Black Soldier Fly (BSF) mulai dikembangkan sebagai salah satu cara inovatif dalam mengelola sampah organik sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Metode ini dinilai efektif karena larva atau maggot dari lalat BSF mampu mengurai limbah organik dengan cepat.

Dalam proses budidaya, lalat BSF dibiakkan untuk menghasilkan telur yang kemudian menetas menjadi larva.

Larva inilah yang dimanfaatkan untuk mengonsumsi berbagai jenis sampah organik seperti sisa makanan, sayuran, dan buah-buahan. Dalam waktu singkat, larva mampu mengurangi volume sampah secara signifikan.

Selain membantu pengelolaan limbah, maggot yang dihasilkan juga memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga banyak dimanfaatkan sebagai pakan alternatif bagi ikan, ayam, maupun ternak lainnya. Hal ini membuat budidaya lalat BSF memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan.

Sejumlah komunitas dan kelompok masyarakat kini mulai mencoba budidaya lalat BSF dengan memanfaatkan lahan terbatas di sekitar rumah atau lingkungan. Prosesnya relatif sederhana serta tidak membutuhkan biaya besar, sehingga dapat dilakukan oleh masyarakat secara mandiri.

Melalui pengembangan budidaya lalat BSF, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif dalam mengelola sampah organik sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang bermanfaat bagi lingkungan dan perekonomian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....