Cuaca Tidak Menentu, Waspada Dampak Bencana
- 13 Mar 2026 22:02 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Fluktuasi suhu yang tidak biasa serta perubahan cuaca yang cepat akibat tingginya kelembapan udara memengaruhi aktivitas masyarakat di Kota Palangka Raya, terutama di tengah bulan Ramadan. Kondisi ini ditandai dengan hujan yang turun secara tidak menentu.
Prakirawan dari BMKG Stasiun Bandara Tjilik Riwut, Chandra Mukti, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan disertai angin kencang, petir, kilat, hingga angin puting beliung.
“Kondisi cuaca seperti sekarang, masyarakat perlu mewaspadai berbagai potensi tersebut. Selain itu, pembakaran lahan dengan tujuan apa pun saat ini juga perlu dihindari,” ujarnya, Jumat 13 Maret 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi bencana yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Menurutnya, BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca untuk mengantisipasi potensi dampak yang dapat terjadi di wilayah Kota Palangka Raya.
“Dengan kondisi cuaca seperti sekarang, masyarakat diminta dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di sekitar kita,” katanya.
Fenomena cuaca panas ekstrem yang terjadi belakangan ini dikenal sebagai hot spell, yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat sekaligus memengaruhi kualitas udara. Di sejumlah wilayah yang rawan banjir, peningkatan intensitas hujan juga berpotensi menyebabkan drainase tersumbat hingga memicu banjir.
Untuk itu, masyarakat diimbau menjaga kondisi kesehatan dengan mengenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca, menjaga asupan cairan tubuh, serta menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca sangat terik maupun ketika hujan deras.
Kondisi cuaca yang tidak menentu ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan iklim ekstrem. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem melalui pemantauan informasi cuaca serta langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....