Good Forest Indonesia Dorong Reforestasi dan Pemberdayaan Petani Hutan

  • 09 Mar 2026 20:46 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kerusakan hutan masih menjadi masalah lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius dari masyarakat. Berbagai upaya perbaikan hutan perlu terus dilakukan agar alam tetap berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi kehidupan.

Upaya perbaikan hutan juga dilakukan oleh organisasi Good Forest Indonesia (GFI). Fast Income Project Manager GFI, Natalia Caw, mengatakan selain penanaman pohon untuk tujuan reforestasi, pihaknya juga menjalankan program fast income yang membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar hutan.

"Jadi karena kita juga sadar bahwa tidak cukup kalau misalnya kita hanya mendukung untuk penanaman pohon oleh petani, tetapi juga tidak memperhatikan kebutuhan ekonomi mereka. Ada yang bilang bagaimana hutan bisa terjaga kalau masyarakat di sekitar hutan itu lapar," katanya, saat mengisi program Green Radio di Ppro 1 RRI Palangka Raya, Sabtu, 7 Maret 2026.

Project Coordinator GFI, Alif Brilianto, mengatakan selain kegiatan restorasi, pihaknya juga melakukan berbagai program edukasi kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk merawat hutan secara berkelanjutan.

"Kalau program lain sama saja mensupport untuk kegiatan penanaman ya, jadi kita ada juga sekolah lapang petani, setelah dilakukan kita membagi pohon untuk ditanam, kita juga memberikan pelatihan bagaimana menanamnya, merawatnya seperti itu. Kemudian kita juga ada rantai nilai, kita bantu akses petani untuk ke buyer atau ke pembeli seperti itu," katanya.

GFI memiliki visi bahwa hutan yang baik merupakan salah satu solusi untuk mengatasi perubahan iklim. Karena itu, melalui reforestasi dan pemberdayaan masyarakat, upaya menjaga kelestarian hutan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita