Kalteng Alami Inflasi 5,06 Persen, Palangka Raya Tertinggi

  • 04 Mar 2026 04:36 WIB
  •  Palangkaraya

‎RRI.CO.ID, Palangka Raya - Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, inflasi tahunan atau year-on-year pada Februari 2026 sebesar 5,06 persen.

‎Kenaikan ini mencerminkan tekanan harga yang semakin terasa pada kebutuhan pokok masyarakat, terutama di sektor perumahan dan jasa. ‎Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, membeberkan data tersebut dalam rilis resmi awal Bulan Maret 2026.

‎Inflasi tahunan Kota Palangka Raya tertinggi di Kalteng sebesar 5,17 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,09. ‎Sedangkan inflasi terendah Kabupaten Sukamara sebesar 4,70 persen dengan IHK sebesar 112,34.

‎"Disparitas ini menunjukkan perbedaan tekanan harga antardaerah yang perlu direspons dengan kebijakan pengendalian yang lebih presisi," katanya, Senin 2 Maret 2026.

‎Agnes menjelaskan, lonjakan inflasi dipicu kenaikan pada mayoritas kelompok pengeluaran. Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga melonjak paling tajam hingga 17,07 persen.

‎Komoditas yang memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi year-on-year antara lain tarif listrik sebesar 1,91 persen, emas perhiasan 0,85 persen, beras 0,27 persen, daging ayam ras 0,26 persen, dan sigaret kretek mesin 0,14 persen. ‎Sementara itu, emas perhiasan salah satu penyumbang inflasi di Kalimantan Tengah pada bulan Februari lalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....