Abu Bakar Ash Shiddiq Menjadi Teladan Umat Islam dalam Kehidupan Masa Kini
- 28 Feb 2026 23:10 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Abu Bakar Ash Shiddiq merupakan khalifah pertama setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M. Ia adalah sahabat terdekat Rasulullah SAW, termasuk orang pertama yang membenarkan peristiwa Isra Mi’raj sehingga mendapat gelar Ash Shiddiq, yang berarti “yang membenarkan”.
Keteguhan iman dan keberaniannya dalam menjaga ajaran Islam menjadi sorotan utama. Ia memutuskan memerangi kaum murtad dalam Perang Riddah demi menjaga persatuan dan stabilitas umat. Keputusan itu diambil bukan atas dasar ambisi kekuasaan, melainkan demi mempertahankan prinsip agama dan keutuhan masyarakat Muslim.
Abu Bakar dikenal sangat sederhana dan rendah hati meski menjabat sebagai kepala pemerintahan. Dalam salah satu artikel yang dimuat oleh , dijelaskan bahwa Abu Bakar tetap berdagang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sebelum akhirnya menerima tunjangan dari baitul mal agar dapat fokus memimpin umat. Sikap ini menunjukkan integritas dan tanggung jawab moral yang tinggi.
Salah satunya adalah kebijakannya mengumpulkan dan membukukan ayat-ayat Al-Qur’an setelah banyak penghafal Al-Qur’an gugur dalam peperangan. Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kemurnian wahyu. Sebagaimana dijelaskan dalam kajian di , kebijakan ini dilakukan atas dasar kehati-hatian dan musyawarah demi keberlangsungan ajaran Islam.
Karena ia menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati dibangun di atas kejujuran, keberanian mengambil keputusan sulit, serta komitmen terhadap kebenaran. Keteladanan Abu Bakar Ash Shiddiq menjadi inspirasi bahwa amanah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bahkan dalam situasi paling genting sekalipun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....