Utsman bin Affan Menjadi Teladan Pemimpin Dermawan

  • 28 Feb 2026 08:45 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID,Palangka Raya - Utsman bin Affan merupakan khalifah ketiga dalam sejarah Islam yang memimpin pada tahun 644–656 M. Ia dikenal sebagai sahabat Nabi Muhammad SAW yang memiliki akhlak lembut, dermawan, dan berintegritas tinggi. Ia berasal dari kabilah Quraisy Bani Umayyah dan termasuk golongan awal yang memeluk Islam, serta mendapat julukan Dzun Nurain karena menikahi dua putri Rasulullah SAW secara bergantian.

Pada masa kepemimpinannya, wilayah Islam terus berkembang hingga ke Afrika Utara dan Asia Tengah. Namun, kontribusi terbesarnya adalah pembukuan dan standarisasi mushaf Al-Qur’an untuk mencegah perbedaan bacaan di berbagai wilayah. Kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam menjaga keaslian Al-Qur’an hingga kini.

Utsman dikenal sangat dermawan dan kerap menggunakan hartanya untuk kepentingan umat. Dalam artikel yang dimuat oleh NU Online, disebutkan bahwa Utsman pernah membeli sumur Raumah dan mewakafkannya untuk kepentingan masyarakat Madinah. Sikapnya menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi serta komitmen pada kesejahteraan umat.

Pada masa pemerintahannya di Madinah, Utsman menghadapi berbagai tantangan politik dan gejolak internal. Meski demikian, ia tetap mengedepankan musyawarah dan kesabaran dalam menyikapi perbedaan.

Dalam kajian yang dipublikasikan oleh Rumah Fiqih Indonesia, dijelaskan bahwa Utsman dikenal sebagai pemimpin yang lembut, tetapi tegas dalam menjaga persatuan umat.

Karena ia menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak selalu identik dengan ketegasan keras, tetapi juga bisa diwujudkan melalui kelembutan hati, kedermawanan, dan tanggung jawab moral. Keteladanannya menjadi inspirasi bagi generasi masa kini dalam membangun kepemimpinan yang amanah, peduli, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....