Gerakan Bersih-Bersih Kedua, Sei Gohong Menuju Bank Sampah
- 23 Feb 2026 11:13 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Warga Kelurahan Sei Gohong kembali menggelar aksi gotong royong melalui gerakan bersih-bersih sampah sebagai langkah nyata menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempersiapkan pembentukan bank sampah di wilayah tersebut. Kegiatan ini melibatkan masyarakat, perangkat kelurahan, komunitas peduli lingkungan, serta relawan setempat.
Dimana Desa Wisata Sei Gohong sendiri termasuk dalam Top 50 Desa Wisata Indonesia. Kegiatan kali ini merupakan aksi kedua setelah sebelumnya dilakukan bersih-bersih dalam skala lebih besar. Karena bertepatan dengan bulan Ramadan, kegiatan kali ini dilakukan dalam skala lebih terbatas namun tetap produktif.
Dalam kegiatan tersebut hadir pula Pak Eko dari Polsek Bukit Batu, Pak Franky dari DAD Kota Palangka Raya (Dewan Adat Dayak), Aris Tony yang hadir mewakili DAD Bukit Batu turut serta dalam aksi pembersihan serta penggagas kegiatan tersebut Karim Blasi dan William Pranajaya.
Sebagai penggagas kegiatan Karim Blasi menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga desa. Menurutnya, semangat gotong royong warga menjadi modal utama untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Sabtu 21 Februari 2026.
“Partisipasi masyarakat perlu terus ditumbuhkan melalui pendekatan edukatif dan penuh kepedulian. Ini proses jangka panjang, kegiatan ini tidak berhenti pada aksi bersih-bersih semata, tetapi merupakan bagian dari tahapan menuju pembentukan bank sampah di Sei Gohong," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa praktik pembakaran plastik dan karet berisiko terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat, Sei Gohong bisa menjadi contoh kawasan yang berhasil mengelola sampah berbasis masyarakat.
Sejak pagi hari, peserta menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan penumpukan sampah, seperti bantaran sungai, jalan lingkungan, dan area permukiman. Selain membersihkan, panitia juga mulai melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sebagai bagian dari edukasi awal menuju sistem bank sampah.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya menurunkan tim kecil untuk melakukan observasi lapangan serta membantu pengangkutan awal sampah. Kegiatan bersih-bersih yang lebih besar bersama DLH dijadwalkan setelah Ramadan.
Sementara William Pranajaya selain penggagas kegiatan juga seorang owner cafe Atmosfeer diwilayah tersebut menambahkan bahwa sebagai Desa Wisata, Sei Gohong harus menjaga kualitas lingkungan agar dapat menjadi contoh bagi desa-desa Dayak lainnya di Kalimantan.
Melalui Gerakan Bersih Kedua ini, masyarakat Sei Gohong berharap terbentuknya bank sampah dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta membuka peluang ekonomi berbasis pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Serta kolaborasi antara masyarakat, aparat, tokoh adat, dan pemerintah, diharapkan pengelolaan sampah di Sei Gohong semakin terstruktur dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....