Layanan Perpustakaan Daerah Kalteng Buka tanpa Jeda Istirahat

  • 21 Feb 2026 21:34 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalimantan Tengah menetapkan jam operasional baru bagi perpustakaan daerah. Mulai Januari 2026, layanan perpustakaan dibuka pukul 08.00 hingga 18.00 WIB tanpa jeda istirahat siang. Selain itu, layanan juga dibuka pada Sabtu dan Minggu.

Pustakawan Ahli Madya, Elekmida Sinaga, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kami mulai Januari menambah jam pelayanan. Biasanya ada istirahat siang pukul 12.00 hingga 13.00 WIB, tetapi mulai Januari 2026 ini istirahat ditiadakan dan kami tetap melayani pemustaka yang berkunjung,” ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diterapkan karena jam istirahat kerap mengganggu konsentrasi pengunjung, terutama mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas atau membaca.

“Sebagian besar mahasiswa merasa tanggung saat mengerjakan tugas atau membaca, tiba-tiba harus berhenti karena jam istirahat. Melihat kondisi ini, kami dari bidang layanan mengambil inisiatif agar pelayanan tetap dibuka walaupun di jam istirahat,” katanya.

Meski layanan tetap berjalan tanpa jeda, petugas perpustakaan tetap bekerja secara bergantian atau sistem shift untuk menjaga kondisi tetap kondusif dan pelayanan optimal.

Suasana perpustakaan daerah Kalimantan Tengah yang tenang dan tidak diinterupsi jeda istirahat siang. (Foto: RRI/Yudhojon)

Selain penambahan jam operasional, fasilitas perpustakaan juga mengalami peningkatan. Ruang baca telah direhabilitasi sehingga lebih bersih dan nyaman, dilengkapi pendingin ruangan (AC) yang menyala penuh serta akses Wi-Fi gratis.

“Ruang baca kini lebih nyaman setelah direhabilitasi. Ada AC non-stop dan Wi-Fi gratis, sehingga pemustaka lebih betah membaca dan mengerjakan tugas di sini,” ucap Elekmida.

Namun, memasuki bulan Ramadan, jam operasional akan disesuaikan menjadi pukul 08.00 hingga 15.00 WIB pada Senin-Kamis, pukul 08.00 hingga 15.30 WIB pada hari Jumat dan pada pukul 09.00 hingga 15.00 WIB pada Sabtu dan Minggu. Penyesuaian ini mengikuti surat edaran gubernur terkait pengurangan jam kerja selama bulan puasa.

Setelah Ramadan berakhir, jam operasional akan kembali normal, yakni pukul 08.00 hingga 18.00 WIB tanpa jeda istirahat. Pelayanan pada perpustakaan tutup pada libur nasional dan cuti bersama.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari para pengunjung. Mahasiswa Universitas Palangka Raya, Juliati Ramadani, mengaku lebih nyaman belajar di perpustakaan dengan jam layanan tanpa jeda.

“Lebih bagus dan lebih semangat datang ke perpustakaan karena tidak perlu keluar saat istirahat. Bisa lebih santai mengerjakan tugas,” ujarnya.

Ia menambahkan, fasilitas Wi-Fi gratis menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir maupun mencari referensi tambahan.

Hal senada disampaikan mahasiswa lainnya, Iyos Sinaga. Menurutnya, perpustakaan menjadi tempat yang nyaman untuk belajar dibandingkan tempat lain.

“Perpustakaan sangat nyaman selain kafe. Fasilitasnya lengkap, ada colokan listrik dan AC yang membuat betah,” katanya.

Dengan berbagai peningkatan layanan tersebut, perpustakaan daerah tidak hanya menjadi tempat mencari referensi, tetapi juga ruang belajar yang nyaman bagi pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Tengah. (Yudhojon Novembero)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....