Pentingnya Etika Bagi Gen Z Sebagai Penggerak Ekonomi Digital

  • 15 Feb 2026 19:06 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Perkembangan teknologi digital saat ini memang membuka banyak peluang bisnis yang bisa mendatangkan keuntungan. Salah satunya adalah peluang menjadi konten kreator yang banyak ditekuni para generasi Z atau Gen Z.

Dosen Bisnis Digital, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Nur Annisa, S.E., ME.E, mengatakan bahwa Gen Z memiliki bakat alami untuk menjadi seorang konten kreator dalam mempromosikan beragam produk guna mendapatkan pemasukan. Peluang inilah yang menjadikan mereka sebagai salah satu penggerak ekonomi digital saat ini.

"Mereka memang punya bakat alami. Mereka bukan siapa-siapa saja sekarang sudah bisa jadi selebgram, bisa jadi tiktokers dan lain sebagainya. Bahkan sekarang itu karena kepiawain mereka membuat konten, bisa memberikan pemasukan misalnya membuka endorsement dan lain sebagainya, nah itu kan termasuk jadi pelaku di ekonomi digital," katanya, Jumat, 13 Februari 2026.

Ia menambahkan, meski peluang tersebut terbuka lebar, tetap harus diimbangi dengan penerapan etika ekonomi digital yang baik. Terutama dalam menjalin kerja sama dengan brand atau perusahaan agar kedua belah pihak bisa memperoleh manfaat yang seimbang.

"Nah harapannya kalau memang kita berusaha untuk menerapkan etika itu, benar-benar jelas dulu klausul-klausul yang ada di kesepakatan dan memastikan bahwa kedua belah pihak baik yang memberikan sponsor maupun yang pelaku endorsement ini sama-sama diuntungkan win-win solution itu tadi," katanya.

Menurutnya, pemahaman terhadap etika dalam ekonomi digital sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam kerja sama endorsement. Kejelasan isi perjanjian

dan komitmen terhadap kesepakatan menjadi kunci agar kolaborasi berjalan profesional dan berkelanjutan.

Dengan memadukan kreativitas dan etika, Gen Z tidak hanya mampu meraih keuntungan pribadi, tetapi juga membangun reputasi yang baik di dunia digital. Hal ini sekaligus

memperkuat peran mereka sebagai generasi yang adaptif dan bertanggung jawab dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....