Kasus Kekerasan Anak Perlu Pengawasan Serius Bersama
- 12 Feb 2026 22:12 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kasus kekerasan pada anak perlu terus diwaspadai oleh masyarakat. Pasalnya, fenomena ini dapat terjadi di berbagai sektor dengan jenis kekerasan yang bervariasi.
Kepala Subseksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kalimantan Tengah, Abdul Aziz Assodiqin, mengatakan kekerasan terhadap anak bisa berupa fisik, verbal, hingga seksual. Ancaman tersebut dapat terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan terdekat anak sendiri, yaitu keluarga.
"Kekerasan itu ada beberapa macam bentuk ya, ada kekerasan fisik, kekerasan verbal, kekerasan seksual. Nah ini lingkupnya ini bisa dari rumah tangga, dari orang tua atau dari saudara atau bahkan dari lingkungan sekitar, ini mereka bisa mendapatkan kekerasan ini dari berbagai sektor," katanya saat mengisi program Dialog Jaksa Menyapa, Rabu, 11 Februari 2026.
Pekerja Sosial Ahli Muda Dinas Sosial Kabupaten Katingan, Elvilla, mengatakan anak korban kekerasan dalam keluarga perlu mendapatkan pendampingan psikososial secara serius. Hal ini karena kasus kekerasan kerap menimbulkan dampak mental yang sangat berat bagi anak.
"Lebih ke psikososial si anak, karena itu kan dampaknya secara psikis kan menimbulkan trauma jangka panjang. Bahkan dari beberapa kasus yang pernah saya tanganin, pernah itu setelah kita lakukan asesment, pengakuan si terduga korban ini pernah ada niat mau bunuh diri," katanya.
Selain proses hukum terhadap pelaku, pemulihan kondisi psikologis korban menjadi hal yang tidak kalah penting. Sinergi antara aparat penegak hukum, dinas sosial, dan masyarakat dibutuhkan agar anak-anak korban kekerasan dapat pulih dan terlindungi dari dampak jangka panjang.
Upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak merupakan fokus utama yang perlu menjadi perhatian dari berbagai pihak. Dengan kepedulian dan langkah bersama, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....