Guru Berperan Lindungi Pelajar dari Ancaman Judi Online

  • 04 Feb 2026 20:51 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Permainan judi online perlu dihindari dan diwaspadai oleh seluruh lapisan masyarakat. Ancaman ini bukan hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan pelajar, sehingga peran guru sangat dibutuhkan untuk terus memberikan edukasi dan imbauan kepada siswa.

Guru SDN 8 Pahandut, Chairullah, mengatakan salah satu upaya pencegahan judi online di kalangan anak-anak dan pelajar adalah dengan memberikan pemahaman sejak dini. Edukasi tersebut menekankan pada dampak-dampak buruk yang bisa ditimbulkan, baik dari sisi finansial maupun kesehatan mental.

“Ada beberapa cara dilakukan untuk mengajak anak-anak muda menghindari judi online itu tadi. Judi online itu dirancang untuk membuat kecanduan dan menyebabkan kerugian, bukan keuntungan,” katanya saat mengisi program Apresiasi Budaya di Pro 4 RRI Palangka Raya, Senin, 2 Februari 2026.

Ia menambahkan, selain edukasi, guru juga memiliki peran penting dalam membangun karakter anak. Pembentukan karakter ini dapat dilakukan dengan mengarahkan siswa pada kegiatan-kegiatan yang bersifat positif dan bermanfaat.

“Bagaimana cara membangun karakter mereka, yang pertama kita lakukan aktivitas, hobi yang positif. Jadi dorong untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan produktif seperti berolahraga, seni, dan organisasi,” katanya. 

Menurutnya, pengawasan terhadap penggunaan teknologi juga perlu dilakukan secara konsisten. Guru dan orang tua dapat bekerja sama dalam membatasi akses terhadap situs dan aplikasi yang berkaitan dengan judi online.

Dengan edukasi berkelanjutan, pembentukan karakter, serta pengawasan yang tepat, diharapkan anak-anak dan pelajar dapat terhindar dari jerat judi online. Upaya ini menjadi tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....