Putri Hijabfluencer Hadapi Tantangan Jaga Sikap dan Karakter

  • 04 Feb 2026 15:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menjadi seorang pemengaruh (influencer) di media sosial memiliki tanggung jawab yang besar, terutama dalam menjaga sikap dan perilaku di ruang publik. Hal ini juga dirasakan oleh para finalis Putri Hijabfluencer Kalimantan Tengah 2026 yang menyadari peran mereka sebagai panutan masyarakat.

Runner Up Putri Hijabfluencer Kalimantan Tengah 2026, Sofia Qolbu Ghena, mengatakan penting bagi setiap finalis untuk menjaga nama baik dari predikat yang telah diraih. Menurutnya, tanggung jawab tersebut harus dipegang agar keberadaan mereka mampu memberi pengaruh positif di tengah masyarakat.

"Kayak aku bilang tadi sih kak kayak lebih pintar-pintarnya kita menjaga nama baik kita karena kita udah megang nama Putri Hijab influencer," katanya saat mengisi program Sore Ceria di Pro 2 RRI Palangka Raya, Selasa, 3 Februari 2026.

Putri Hijabfluencer Berbakat Kalimantan Tengah 2026, Saffanadine Putri Ihsan, juga menyampaikan pandangan serupa terkait tantangan yang dihadapi. Ia menegaskan bahwa menjaga nama baik dan predikat tidak hanya dilakukan di media sosial, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Jadi bagaimana cara kita bersikap di depan umum, di masyarakat mungkin bukan cuma tentang branding kita, tapi itu juga bagaimana cara kita memperbaiki diri kita jadi di Putri Hijab ini," katanya.

Menurut Nadine, predikat Putri Hijab menjadi pengingat sekaligus sarana untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Hijab tidak hanya dimaknai sebagai penampilan, tetapi juga sebagai komitmen untuk menjaga karakter dan akhlak.

Para finalis Putri Hijabfluencer Kalimantan Tengah 2026 pun menyadari bahwa tantangan terbesar adalah konsistensi dalam bersikap. Dengan menjaga karakter dan tanggung jawab, mereka berharap dapat menjadi teladan yang baik bagi generasi muda dan masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....