Perintah Berselawat Jatuh di Bulan Syakban

  • 01 Feb 2026 21:28 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Berselawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Selain bernilai ibadah, selawat juga menjadi wujud penghormatan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Hal tersebut disampaikan Ustaz Arliansyah saat mengisi program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Palangka Raya. Ia menjelaskan bahwa perintah berselawat kepada Nabi Muhammad SAW turun pada bulan Syakban, sehingga menjadikan bulan tersebut memiliki keistimewaan dibandingkan bulan-bulan lainnya.

“Keistimewaan bulan Syakban salah satunya adalah turunnya ayat tentang perintah berselawat kepada Nabi Muhammad SAW,” ujarnya, Minggu 1 Februari 2026.

Ustadz Arliansyah menambahkan, dengan memperbanyak selawat, umat Islam berharap memperoleh syafaat Rasulullah SAW di hari akhir kelak. Selawat menjadi amalan yang menguatkan ikatan spiritual antara umat dan Nabi Muhammad SAW.

“Dengan kita berselawat kepada baginda Rasulullah SAW, kita berharap mendapatkan syafaat beliau di akhir nanti. Dengan syafaat itulah kita bisa diselamatkan dari siksa neraka,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa Allah SWT dan para malaikat berselawat kepada Nabi Muhammad SAW, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Ahzab ayat 56. Hal ini menjadi pengingat penting bagi umat Islam agar tidak lalai memperbanyak selawat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui penjelasan tersebut, umat Islam diajak tidak hanya membaca selawat secara lisan, tetapi juga memahami maknanya. Bulan Syakban pun menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui amalan berselawat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....