Berkebun Jadi Terapi Jiwa di Tengah Kesibukan
- 29 Okt 2025 18:02 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, kegiatan berkebun kini menjadi salah satu cara masyarakat menenangkan diri dari rutinitas yang padat.
Tak lagi dianggap sekadar hobi, aktivitas menanam tanaman hias, sayuran, hingga bunga mulai digemari berbagai kalangan, terutama anak muda yang ingin mencari ketenangan di sela jadwal kerja maupun kuliah.
Berkebun menawarkan suasana yang menenangkan dan kesempatan untuk lebih dekat dengan alam. Banyak yang menganggapnya sebagai bentuk meditasi alami karena aktivitas ini mengajarkan kesabaran dan ketekunan.
Saat menanam dan merawat tanaman, seseorang belajar untuk menghargai proses pertumbuhan yang lambat namun pasti.
Salah satu warga Palangka Raya, Nurul Aini, mengaku menemukan ketenangan lewat kegiatan berkebun di halaman rumahnya.
“Awalnya cuma iseng karena bosan di rumah, tapi ternyata berkebun bikin pikiran lebih tenang. Rasanya lega setiap lihat tanaman tumbuh subur, seolah beban pikiran ikut berkurang,” katanya (30/10/2025).
Selain efek menenangkan, berkebun juga memberikan manfaat kesehatan. Aktivitas fisik ringan saat mencangkul, menanam, dan menyiram tanaman membantu tubuh tetap aktif.
Udara segar dan paparan sinar matahari pagi pun membantu meningkatkan imunitas serta memperbaiki suasana hati. Tak heran jika banyak ahli menyebut berkebun sebagai bentuk terapi alami yang mudah dilakukan siapa saja.
Tren berkebun di perkotaan bahkan melahirkan komunitas baru. Warga dengan lahan terbatas mulai memanfaatkan pot, botol bekas, hingga sistem hidroponik untuk menanam sayuran sendiri.
Selain menjaga kesehatan mental, kegiatan ini juga mendukung gaya hidup ramah lingkungan dan ketahanan pangan rumah tangga.
Melalui gerakan kecil seperti berkebun, masyarakat diharapkan dapat menyeimbangkan produktivitas dengan kesehatan jiwa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....