Bekantan, Primata Hidung Besar Hutan Kalimantan

  • 22 Jul 2025 15:13 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Terkenal dengan pejantan dewasa yang memiliki hidung panjang, perut buncit yang khas, serta bulu coklat kemerahan menjadikan Bekantan atau Nasalis Larvatus sebagai hewan unik Kalimantan dan mudah dikenali di dunia.

Ilmuwan meyakini hidung besar pejantan dewasa dipergunakan untuk menarik perhatian betina dewasa saat musim kawin. Selain itu hidung besar ini juga berfungsi sebagai memperkuat suara saat berkomunikasi dengan anggota kelompok.

Ciri fisik lain dari bekantan adalah tubuh besar dan perut buncin karena sistem pencernaan fermentatif yang membantu mencerna buah-buahan dan daun-daunan.

Satu kelompok Bekantan terdiri dari satu pejantan dewasa dominan, beberapa betina dewasa dan beberapa anak-anak. Tergolong satwa arboreal yang menghabiskan waktunya di atas pohon dan semi akuatik karena bekantan jago dalam berenang. Kemampuan ini menyesuaikan habitatnya di hutan bakau, hutan rawa dan hutan di sepanjang Sungai (riparian).

Menurut data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan, dalam satu dekade terakhir, populasi Bekantan menurun hingga 30 persen dan terus mengalami penurunan.

Jumlah yang terus menurun ini dikarenakan pembukaan lahan Perkebunan dan pemukiman, pengerusakan di sekitar pinggiran Sungai dan ancaman perburuan liar serta konflik dengan manusia. Beberapa Lembaga swadaya Masyarakat bersama pemerintah daerah tengah mengembangkan konservasi dan ekowisata khusus bekantan di Pulau Bakut, Barito Kuala.

Bekantan dikategorikan sebagai spesies terancam punah atau endangered oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah memasukkan bekantan dalam daftar satwa yang dilindungi.

Pelestarian bekantan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi lingkungan. Dengan perlindungan yang tepat, generasi mendatang masih memiliki kesempatan untuk menyaksikan langsung primata berhidung panjang ini di habitat alaminya. (Masrur Adiputra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....